Otoritas Pajak yang Independen Sesuai Nawa Cita Presiden Jokowi

Sumber :

Tim Reformasi Pajak diharapkan dapat mengutamakan percepatan penguatan otoritas pajak yang akan dilihat sebagai desain keinginan Presiden Jokowi untuk membentuk Badan Penerimaan Pajak sesuai Nawa Cita.

Demikian disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun saat menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Nasional Pasca Tax Amnesty dan Penguatan Otoritas Pajak hari ini Selasa (9/5) di Gedung Rektorat Universitas Mulawarman Samarinda.

“Pajak menjadi penting sebagai penerimaan utama, karena dalam UUD 1945 pajak diatur lebih lanjut dalam Undang-undang, sedangkan faktanya DJP dengan tugas yang besar hanya terbentuk berdasarkan Permenkeu sebagai turunan dari Perpres tentang Struktur Organisasi Kementerian, yang akan selalu berganti setiap perubahan kabinet, sehingga tidak memberikan kepastian jangka panjang,” ujar Misbakhun.

“Otoritas Pajak di Singapura sudah independen sejak 1993, Malaysia sejak 1992, hasilnya penerimaan mereka naik secara signifikan,” tambahnya.

Selain itu, ia meminta Kementerian Keuangan agar mulai berbesar hati bahwa otoritas pajak dan Kemenkeu akan menjadi sesuatu yang terpisah di masa yang akan datang.

“Dan semoga perpisahan ini dapat dilaksanakan melalui proses yang baik, dengan kesadaran dan semangat perbaikan demi kemanjuan dan kemandirian Republik,” pungkasnya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman menggelar seminar perpajakan bertema “Dampak Keberhasilan Tax Amnesty Terhadap Kesadaran Wajib Pajak dan Penguatan Otoritas Pajak” dalam rangka Dies Natalis ke-55 FEB Universitas Mulawarman.

Seminar ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman yang ke-51.

Selain Misbakhun, Seminar ini juga menampilkan Puspita Wulandari, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Perpajakan, Staf Ahli Gubernur Kaltim, Ketua OJK Kaltim, Kepala Perwakilan BPKP Kaltim, Ketua Bappeda Kota Samarida, Ketua Gapensi, serta pimpinan Bank-Bank BUMN wilayah Kalimantan Timur, juga civitas akademika di wilayah Kalimantan Timur.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *