PP Properti Bekerjasama dengan BNN Terapkan Apartemen Bebas Narkoba

pp-properti-bangun-apartemen-bebaPT PP Properti Tbk (PPRO), anak usaha PT PP yang juga merupakan emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) di bidang pengembangan properti, mendukung program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Itu dilakukan melalui kerjasama perseroan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menerapkan apartemen bebas narkoba.

 Dalam siaran pers Penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara perseroan dengan BNN pada akhir pekan lalu, Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO, mengemukakan, ini adalah kepedulian perseroan yang tidak hanya mengejar laju usaha dan pertumbuhan pendapatan saja, tetapi juga menaruh perhatian serius terhadap maraknya peredaran narkoba.
 
“Sebagai developer kami ingin berkontribusi dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan mempersembahkan produk inovatif khas PP Properti,” ujar Taufik. MOU tersebut ditandatangani oleh Komjen. Pol. Budi Waseso, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO.
 
Taufik menjelaskan, narkoba adalah wabah luar biasa yang patut diwaspadai karena narkoba tidak mengenal usia dan tidak mengenal tempat. Bisa saja, apartemen disalahgunakan oleh oknum didalamnya untuk mengkonsumsi dan melakukan transaksi penyalahgunaan barang haram tersebut. Sebagai pengembang, perseroan ingin ikut serta membantu pihak BNN untuk bersama-sama memberantas narkoba, terutama di lingkungan apartemen.
 
Apartemen bebas narkoba akan dibangun PPRO di sejumlah kota di Indonesia, antara lain Depok, Semarang, Malang dan Serpong. Dengan target pasar utama adalah mahasiswa. Kehadiran apartemen bebas narkoba ini diharapkan dapat mencegah peredaran narkoba di kalangan mahasiswa.
 
“Dengan mengusung inovasi pencegahan peredaran narkoba, para orang tua dapat dengan tenang melepas anak-anaknya hidup mandiri untuk menuntut ilmu di beberapa universitas ternama yang tersebar di kota-kota tersebut. Perseroan juga ingin menjadi perintis dalam pengembangan apartemen mahasiswa pertama yang peduli dengan pencegahan narkoba,” imbuhnya.
 
Apartemen inovatif berkonsep bebas narkoba akan diterapkan perdana di apartemen Evencio Margonda di Depok, Jawa Barat yang akan dibangun sebanyak dua tower, dimana tower pertama ditargetkan akan selesai pada 2018. Sejumlah fasilitas pun disiapkan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan para penghuni, yaitu free wifi, out door and indoor gym, courtyard, infinity pool, communal space, study hall, meeting pods, exclusive function hall, cafe, music studio, entertainment area, x-rays dan tenaga keamanan 24 jam.
 
Selain berada di lokasi yang strategis, apartemen Evencio Margonda ini dekat dengan beberapa kampus-kampus ternama serta pusat perbelanjaan utama di Depok. “Inovasi di Evencio ini kami harapkan juga dapat mendukung pertumbuhan kinerja PPRO ke depan,” tukasnya.
 
Taufik menuturkan, konsep bebas narkoba di apartemen Evencio Margonda, yang menelan investasi sekitar Rp 600 miliar untuk pembangunan dua tower itu, diterapkan melalui penempatan perangkat mesin X-Ray yang akan dilewati para penghuni apartemen. Selain itu, pihak pengelola apartemen juga akan melaksanakan penyuluhan secara berkala agar mahasiswa sebagai end user terhindar dari bahaya narkoba.
 
“Dengan menerapkan konsep bebas narkoba, kami ingin para orang tua yang membeli unit apartemen Evencio Margonda di Depok dan apartemen dengan konsep yang sama di kota lainnya menjadi tenang dan anaknya menjadi cerdas dan sukses,” pungkasnya.
 
Kerjasama dengan BNN ini semakin melengkapi portofolio PPRO yang sudah terdiversifikasi di sejumlah wilayah Indonesia, seperti Payon Amartha – Semarang, Amartha View – Semarang, Pavillion Permata – Surabaya, Grand Kamala Lagoon – Kalimalang, Grand Sungkono Lagoon – Surabaya, Grand Dharmahusada Lagoon – Surabaya, Gunung Putri Square – Bogor, The Ayoma Apartement – Serpong, serta proyek joint venture di kawasan industri Jababeka dan Sentul City. (abr)

Infomoneter

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *