Inilah Profil Mayor Pnb Marlon, Pilot yang Menerbangkan Hercules Nahas

Mayor Pnb Marlon Ardilles Kawer.

Mayor Pnb Marlon Ardilles Kawer, penerbang Skadron Udara 32 kelahiran Biak, Papua merupakan instruktur penerbang di pesawat C-130 Hercules TNI AU. Alumni Akademi Angkatan Udara tahun 2003 ini, saat terjadi musibah tengah mendidik pilot rekannya di Skadron Udara 32 untuk menjadi captain pilot di pesawat C-130 A-1334.

“Misi penerbangan adalah Navex, Navigation Exercise, dalam rangka mendidik kopilot menjadi captain pilot,” kata KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna.

Pesawat C-130 registrasi A-1334 jatuh menabrak Gunung Lisua, Distrik Minimo, Kabupaten Jaya Wijaya Papua, Minggu pagi, (18/12/2016). Pesawat diawaki 12 kru dan membawa satu perwira TNI AU dari satuan radar yang hendak kembali ke Biak. Sehingga total berjumlah 13 orang.

Pesawat Hercules memberikan kontribusi yang sangat besar pada proses pembangunan di Indonesia. Pesawat digunakan secara multifungsi termasuk mengangkut sembako dan bahan bangunan ke daerah-daerah terpencil. Pesawat juga menjadi andalan dalam mendukung kegiatan olahraga dirgantara di Tanah Air di mana peralatan ordirga dibawa dan para atlet diangkut menggunakan pesawat ini.

Mayor Pnb Marlon (coverall oranye) dengan tim Dispotdirga di Lanud Padang. Sumber gambar: Dok Kol Pnb Fajar
Mayor Pnb Marlon (coverall oranye) dengan tim Dispotdirga di Lanud Padang. Sumber gambar: Dok Kol Pnb Fajar

Dinas Potensi Dirgantara Angkatan Udara merasa kehilangan Mayor Pnb Marlon. “Mayor Pnb Marlon adalah pilot TNI AU yang mendukung kegiatan pemecahan Rekor Muri Paralayang, Paramotor, dan Gantole di Bali,” kata Kolonel Pnb Fajar Adriyanto, Kasuddisnatdirga Dispotdirgaau.

Sementara dihentikan

Wakil KSAU Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma menyatakan, sesuai printah KSAU penerbangan pesawat Hercules ke Wamena saat ini akan dihentikan dulu. Demikian juga dengan peningkatan kemampuan dari kopilot ke captain pilot di pesawat Hercules sementara dihentikan dulu sampai investigasi selesai.

Dari sisi perawatan pesawat, Wakil KSAU menyatakan pesawat Hercules A-1334 masih tersisa 69 jam terbang untuk sampai pada perawatan 1.000 jam atau 20x kelipatan 50 jam. Pesawat dinyatakan layak terbang. Kondisi cuaca, untuk sementara diduga menjadi penyebab musibah. “Tapi ini baru dugaan sementara,” kata Hadiyan menekankan.

Pray for A1334Pesawat Hercules A-1334 merupakan pengadaan pesawat angkut bekas pakai AU Australia. Sebelumnya, empat pesawat diberikan RAAF secara hibah kepada Indonesia namun untuk bisa dioperasikan harus dikembalikan dulu performanya ke kondisi fit, nol jam terbang, dan pesawat juga harus menjalani peningkatan kemampuan terlebih dahulu.

Empat pesawat dalam mekanisme pengadaan hibah sudah tiba di Indonesia, yakni A-1330, A-1331, A-1332, A-1333. Sementara A-1334 dan A-1335 merupakan bagian dari pengadaan lanjutan pesawat Hercules dari Australia sebanyak lima unit.

The post Inilah Profil Mayor Pnb Marlon, Pilot yang Menerbangkan Hercules Nahas appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *