AMD Polaris: Sekilas Mengenai Arsitektur, Teknologi, dan Fitur

Arch_RX

Akhirnya, kartu grafis AMD Radeon RX yang terbaru berbasiskan arsitektur Polaris resmi rilis hari ini, tanggal 29 Juni 2016. VGA Radeon RX yang sekarang diluncurkan menjanjikan bahwa mereka akan menghadirkan “Gaming and VR for Everyone”, dimana AMD memiliki misi untuk memberikan pengalaman gaming dan VR di rentang harga yang menarik bagi sebagian besar pengguna PC, bukan hanya bagi para PC enthusiast saja.

Berikut ini, kami hadirkan sebuah pembahasan singkat mengenai beberapa arsitektur, teknologi, dan juga fitur yang hadir di Polaris!

Arch_1

*klik gambar untuk memperbesar*

Polaris: GCN Generasi 4

Arch_2

Polaris dirancang berbasis arsitektur grafis AMD GCN(Graphics Core Next) generasi ke-4, membawa sejumlah peningkatan dari GCN generasi sebelum-sebelumnya, dimana fokus pengembangannya terletak pada:

  • Meningkatkan performa per Compute Unit di atas generasi sebelumnya
  • Menghadirkan efisiensi daya jauh lebih baik dari generasi sebelumnya, yang belum ada sebelumnya
  • Memberikan opsi display output yang future-proof
  • Dukungan multimedia berupa encoder video mendukung berbagai format dan framerate baru

 

Radeon RX480: 36 CU (2304 SP GCN)

Berikut ini Anda bisa melihat GPU AMD Radeon RX480 dengan lebih detail:

Arch_3

*klik untuk memperbesar*

Menggunakan proses fabrikasi 14nm FinFET, Radeon RX480 memiliki 36 Compute Unit (2304 Shader Unit, a.k.a ‘Radeon Cores’), 32 ROPs, 144 Texture Mapping Unit. Dari sisi memori, Radeon RX480 memiliki 2MB L2 Cache dan memory bus width sebesar 256-bit.

 

Peningkatan Performa Per CU

Berikut ini teknologi yang dihadirkan AMD untuk meningkatkan performa per Compute Unit dari Polaris:

Arch_4

Arch_5

Arch_6

Arch_7

Arch_8

AMD memfokuskan diri untuk memberikan peningkatan pada:

  • Performa Geometry Engine lebih baik, memberi performa tesselation lebih optimal.
  • Shader Unit yang berfungsi lebih efisien, dengan Instruction Prefetch untuk memastikan pipeline dari GPU ini bekerja optimal dan selalu bisa memproses instruksi baru dengan lebih cepat, dan juga L2 Cache yang di-tuning untuk memberikan performa lebih baik dan juga penghematan daya karena metode akses memori yang lebih efisien.
  • Teknologi memory compression lebih baik, memberikan bandiwidth lebih tinggi pada skenario tertinggi. AMD juga memberikan kontroller memori dengan kecepatan lebih tinggi, mendukung rating GDDR5 8Gbps. Generasi lamanya hanya mendukung sekitar 6 Gbps.
  • Hardware Scheduler dan juga Asynchronous Compute Engine untuk pembagian tugas dan load-balancing lebih efisien.

 

Halaman berikutnya: teknologi display output next-gen dan juga support untuk fitur multimedia terbaru

Jagat Review

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *