Bank Bukopin dan Lintasarta Kerjasama dengan SMK Kembangkan Kompetensi Tenaga Ahli ICT

Direktur Utama Bank Bukopin, Glen Glenardi (kiri) dan President Director Lintasarta, Arya Damar (kanan)

Bank Bukopin bersama dengan Aplikanusa Lintasarta menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang penyelenggaraan Praktik Kerja Industri Lembaga Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Darus Sa’adah Bogor, pada Jumat (31/3) di Pondok Pesantren Darus Sa’adah, kawasan Sentul, Bogor.

Sinergi strategis antara dua perusahaan dari industri perbankan dan solusi Information & Communication Technology (ICT) ini sebagai kontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan handal menghadapi era digital yang terus berkembang.

Bank Bukopin melalui Yayasan Baitul Maal Karyawan Bank Bukopin bersama dengan Lintasarta memastikan dengan pelatihan dan praktik kerja secara langsung setiap siswa akan mendapatkan keahlian profesional tertentu yang dibutuhkan oleh industri. Kerjasama dengan SMK Darus Sa’adah yang memiliki kapasitas lebih dari 100 siswa ini juga akan fokus pada pengembangan dua jurusan yaitu digital entrepreneur dan tenaga ahli telekomunikasi.

Berkaitan dengan digital entrepreneur, kurikulum yang dibuat akan berkaitan dengan teknologi yang berhubungan dengan aplikasi digital, bisnis sosial media dan design bisnis dalam memastikan sebuah produk digital sesuai dengan kebutuhan pasar atau industri. Sedangkan, tenaga ahli komunikasi akan memastikan siswa mendapat pendidikan terkait layanan sistem informasi dalam melaksanakan fungsi pengadaan barang dan jasa, penyelesaian masalah, operation center, administrasi, layanan telepon dan ticketing.

Kerjasama antara Bank Bukopin dan Lintasarta ini juga dalam rangka mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Lintasarta memiliki tenaga kerja IT yang telah tersertifikasi dari lembaga resmi nasional dan internasional terkait dunia ICT. Melalui proses pengajaran dan akses fasilitas yang diberikan langsung oleh dunia kerja diharapkan dalam tiga hingga empat tahun kedepan akan hadir ratusan wirausahawan mandiri dan tenaga kerja ahli yang kompeten.

InfoKomputer Online

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *