Berapa Daya Listrik yang Dapat Dipasok Slot PCIe Motherboard Terkini?

Beberapa bulan lalu, saat awal perilisan graphics card Radeon RX480, terdapat kabar miring berhembus mengenai graphics card ini, di mana segelintir pengguna mengalami masalah kestabilan yang menyebabkan PC mengalami crash atau shutdown tiba-tiba. Investigasi mendalam oleh beberapa media menunjukkan bahwa hal itu disebabkan karena PCIe di motherboard tidak berhasil memasok daya listrik sesuai yang dibutuhkan graphics card. Ini terjadi umumnya di motherboard “abal-abal” alias murahan, dan motherboard lawas.

Jalur PCB PCIe yang kurang baik di motherboard memang membuat slot tidak bisa memasok daya lebih dari 75 Watt, sehingga graphics card mengalami kekurangan pasokan daya dan menyebabkan sistem crash atau shutdown tiba-tiba. Untuk menanggulangi permasalahan ini, AMD merilis driver terbaru dengan fitur Compatibility Mode yang membatasi tarikan daya graphics card dari slot PCIe, sehingga daya yang diambil tidak akan lebih dari 75 Watt. Ini diharapkan membuat sistem berjalan lebih stabil.

gigabyte-pcie-slot

Lantas, apakah masalah terkait daya slot PCIe berakhir sampai di situ? Ternyata tidak! Graphics card Radeon RX480 ini merupakan salah satu graphics card yang paling populer di kalangan gamer, serta memiliki potensi overclocking yang tinggi. Potensi ini dimanfaatkan banyak gamer untuk mendapatkan performa lebih tinggi lagi dengan mencoba overclocking mudah melalui tool yang tersedia. Hal ini ternyata membuat graphics card membutuhkan pasokan daya yang lebih besar dari PCIe, dan pada akhirnya, masalah kestabilan kembali terjadi, terutama di sistem dengan motherboard “abal-abal” atau motherboard lawas.

Jika sebuah motherboard dengan slot PCIe yang “kurang baik” hanya bisa memasok daya 75 Watt, tidak lebih, seperti apa sih sebenarnya PCIe di motherboard yang berkualitas? Apakah benar motherboard bisa memasok daya lebih dari 75 Watt dari slot PCIe? Lalu, bila benar daya yang dipasok bisa lebih dari 75 Watt, apa yang menjadi kunci dari kemampuan tersebut?

pcie-gigabyte-x99-soc-champion

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, mari kita lihat apa yang terjadi dengan sistem berbasis motherboard Gigabyte X99-SOC Champion ketika slot PCIe menerima beban daya sangat besar dari graphics card. Di sini, digunakan sebuah graphics card NVIDIA GeForce GT 730 yang di-overclock secara extreme dengan menggunakan Liquid Nitrogen (LN2). Berikut spesifikasi hardware yang akan digunakan untuk menyiksa slot ekspansi PCIe Motherboard Gigabyte X99-SOC Champion ini:

  • CPU: Core i7-5820K @ 4,5 GHz
  • Motherboard: Gigabyte X99-SOC Champion
  • RAM: Kingston HyperX Fury 32 GB 2666 MHz CL 15
  • VGA: GT730 1GB GDDR5 64-bit
  • SSD: HyperX Fury 240GB
  • PSU: Corsair AX1200i
  • Pendingin CPU: Corsair H80i
  • Pendingin GPU: kingpincooling Tek9 FAT 6.0
gt730-default-idle-gigabytge-pcie-power-test

GT730 Default IDLE, konsumsi daya sistem 66,5 Watt

Kenapa menggunakan GeForce GT 730? Karena graphics card GT 730 tidak dilengkapi dengan konektor daya tambahan sama sekali, dan semua kebutuhan daya akan diambil dari slot PCIe di motherboard. Ini tentu bisa menunjukkan seberapa besar daya yang bisa dipasok oleh PCIe di motherboard Gigabyte X99-SOC Champion. Lalu, seberapa besar daya listrik yang dapat dipasok Gigabyte X99-SOC Champion ke GT 730 yang di-overclock tersebut? Mari lihat dahulu berapa daya yang dibutuhkan sistem dalam keadaan idle. Ternyata, sistem hanya membutuhkan daya 66.5 Watt saja.

gt730-load-gigabyte-pci-power-test

Saat graphics card diberi beban kerja dengan menjalankan benchmark 3DMark Fire Strike, konsumsi daya sistem meningkat menjadi 112 Watt.

gt730extreme-gigabyte

3dmark-fire-strike-resul

Setelah mengetahui konsumsi daya di kondisi idle dan load, graphics card kemudian di-overclock dengan kenaikan clock mencapai 920 MHz, ke 1920 MHz, yang berarti peningkatan sudah lebih dari 90%. Agar sistem stabil saat overclocking ini, maka tegangan chip GPU GT 730 juga harus dinaikan dari 0,925 ~ 1 Volt menjadi 1,68 ~ 1,73 Volt. Ini tentunya membuat konsumsi daya GT730 ini meningkat secara drastis. *konfigurasi prosesor, RAM, SSD dan power supply pada saat graphics card di-overclock masih sama persis dengan pada saat graphics card berjalan pada kecepatan default.

gigabyte-pcie-power-gt730-extreme

Mari lihat berapa konsumsi dayanya! Ternyata, sistem dengan graphics card GT 730 yang di-overclock membutuhkan daya hingga 243 Watt, atau 131 Watt lebih tinggi dari default, saat mendapatkan load.

konsumsi-daya-gigabyte-gt730-extreme-oc

Data di atas menunjukkan bahwa total konsumsi daya sistem saat graphics card GT 730 di-overclock naik 2x lipat lebih besar dibandingkan saat berjalan kecepatan default. Jika dibandingkan dengan data konsumsi daya pada saat idle, maka terlihat konsumsi daya graphics card GT 730 yang telah di-overclock secara extreme ini adalah sekitar 170 Watt++ saat menjalankan 3DMark Fire Strike. Dengan kata lain, kita dapat melihat bahwa slot ekspansi PCIe motherboard Gigabyte X99A-SOC Champion ini harus memasok daya lebih dari 170 Watt tersebut ke graphic card GT730 ini. Dimana nilai ini sudah jauh melebihi batas daya listrik maksimal yang dapat disuplai oleh slot ekspansi PCIe standart yang hanya berkapasitas 75 Watt saja.

Kesimpulan

Dari hasil pengujian di atas, kita dapat melihat bahwa kemampuan slot ekpansi PCIe dalam memasok daya listrik ke graphics card belum tentu terbatas pada spesifikasi standar 75 Watt saja. Sesuai dengan perkembangan teknologi dan semakin meningkatnya kualitas komponen dan PCB yang digunakan, beberapa motherboard generasi saat ini sudah memungkinkan slot PCIe mampu memasok daya listrik di atas 75 Watt dengan mudah.

2oz-pcb

Jika diteliti lebih dalam lagi, salah satu faktor yang membuat slot PCIe di motherboard Gigabyte X99A-SOC Champion ini mampu memberikan pasokan daya listrik yang besar untuk graphics card adalah desain PCB yang digunakan. Gigabyte menggunakan 2 oz/2x Copper PCB yang merupakan salah satu fitur yang dikedepankan Gigabyte sejak tahun 2008 lalu. Dalam bahasa yang lebih sederhana, motherboard Gigabyte dilengkapi dengan jalur di PCB dengan ketebalan tembaga mencapai 2x lipat motherboard konvensional lain. Maka tidak heran, PCB motherboard ini membuat slot PCIe mampu menyalurkan daya listrik lebih besar dari yang ditawarkan oleh motherboard konvensional. Hal ini dapat dibuktikan melalui pengujian ini, dimana motherboard Gigabyte X99A-SOC Force ini mampu memasok daya listrik ke graphics card melalui slot ekspansi PCIe sebesar 170 Watt, lebih dari 2x lipat spesifikasi standar PCIe 75 Watt.

Batas 75 Watt untuk daya listrik dari PCIe bisa dikatakan hanya berlaku untuk motherboard-motherboard lawas, atau motherboard murah saja. Motherboard keluaran baru, apalagi yang diposisikan di kelas menengah ke atas, umumnya akan dibekali dengan kemampuan yang lebih baik, sehingga bisa memasok daya lebih besar melalui slot PCIe. Produsen-produsen motherboard memang akan mengembangkan terus motherboard kreasi mereka, sehingga sesuai untuk kebutuhan saat ini, atau bahkan siap untuk kebutuhan yang akan datang, yang salah satu wujudnya adalah kemampuan slot PCIe menangani pasokan daya di atas standar seperti yang dibuktikan di artikel ini.

Jagat Review

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *