Laboratorium “Rahasia” Facebook Ajak 17 Universitas Top Bekerjasama untuk Riset

Mark Zuckerberg menerangkan visi 10 tahun Facebook.

Mark Zuckerberg menerangkan visi 10 tahun Facebook.

Mark Zuckerberg menerangkan visi 10 tahun Facebook.

Sesuai visi jangka panjang untuk menjadi lebih dari sekadar platform media sosial, Facebook semakin serius dalam menggarap upaya riset dan penelitian (R&D) teknologi di bidang hardware dan software. Hal ini ditunjukkan melalui perjanjian kerja sama dengan 17 universitas top di Amerika Utara untuk kepentingan R&D.

Kerja sama ini diresmikan dalam program “Sponsored Academic Research Agreement” (SARA). Facebook melalui laboratorium “rahasia”-nya, Building 8, dapat mengadakan proyek penelitian bersama universitas-universitas peserta SARA tanpa perlu melewati proses penjajakan dan perizinan yang bisa memakan waktu 9 – 12 bulan. Walhasil, proyek bisa dimulai dalam hitungan minggu.

Sebagai imbal balik, universitas yang diajak bekerjasama oleh Facebook bakal memperoleh sejumlah dana untuk ongkos penelitian. Mereka pun diuntungkan dengan keberadaan riset-riset yang akan menghasilkan produk nyata, bukan sekadar teori.

Ketujuhbelas universitas top yang masuk dalam program SARA adalah: Stanford, MIT, Harvard University, Caltech, Johns Hopkins University, Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory, Rice, UC San Francisco, UC Berkeley, Northeastern, Princeton, University of Illinois at Urbana-Champaign, Arizona State University, Texas A&M, Georgia Tech, Virginia Tech, dan University of Waterloo – Canada.

“Dengan SARA, Facebook telah membuat perjanjian universal dengan syarat dan ketentuan yang fleksibel sesuai proyek yang akan dilakukan serta dirancang supaya adil dan menguntungkan bagi universitas,” kata Regina Dugan (Kepala Laboratorium Building 8, Facebook) seperti dilansir Techcrunch.

“Kami juga bisa memperoleh akses pada ahli-ahli peneliti terbaik di dunia,” imbuh Dugan.

Drone Aquila Facebook 2

Drone Aquila Facebook 2

Facebook tidak mengungkapkan proyek apa saja yang akan mereka kerjakan bersama universitas peserta SARA. SARA. Sejauh ini, proyek yang sedang dikembangkan oleh Building 8 antara lain Terragraph Wi-Fi nodes, antena Project ARIES, drone tenaga surya Aquila, dan satelit pemancar sinyal internet. Selain itu, masih ada produk Oculus VR, kamera Surround 360, serta proyek infrastruktur Wedge, Open Vault, dan OpenCellular.

Seperti pernah diungkapkan Mark Zuckerberg (CEO, Facebook), visi Facebook untuk 10 tahun ke depan adalah menjadi pemain terdepan dalam tiga bidang, yakni kecerdasan buatan, augmented dan virtual reality, serta membawa akses internet kepada 4 miliar orang di seluruh dunia.

Building 8 merupakan inisiatif Facebook untuk mengembangkan produk-produk terkait ketiga bidang itu yang diresmikan pada April lalu.

Laboratorium yang mengerjakan proyek-proyek rahasia itu dipimpin oleh Regina Dugan, seorang veteran di bidang R&D yang pernah mengepalai DARPA (U.S. Defense Advanced Research Projects Agency) dan divisi Advanced Technology and Projects (ATAP) di Google.

InfoKomputer Online

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *