Baru 3 Bulan Pajak Daerah di Bungo Capai 20 Persen

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUN, MUARA BUNGO – Triwulan I-2018, Kabupaten Bungo sudah mencapai penerimaan pajak daerah 20 persen. Jumlah itu melampaui target 15 persen pada triwulan I.

Berdasarkan data yang diterima dari Bidang Pajak Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bungo, penerimaan pajak daerah sekira Rp 5 miliar dari target pajak tahun ini Rp 24,3 miliar.

Pajak daerah yang dihasilkan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (BP2RD) Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Bungo pada triwulan I tahun ini, diklaim telah mencapai target.

“Untuk triwulan pertama capaian penerimaan pajak daerah melebihi target. Kabupaten Bungo mencapai 22 persen dari target pajak Rp 24,3 miliar,” terang M Hilal, Kabid Pajak Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bungo.

Dia mengatakan pendapatan asli daerah dari sektor pajak mengalami peningkatan sekitar Rp 3 miliar dari tahun sebelumnya. Pada 2017 target pajak daerah Rp 21,6 miliar.

Baca: Warga Tanjabtim Penerima Bantuan Sosial PKH Tambah 3.722 Keluarga, Ini Jumlah Uangnya

Baca: Bayi Belum Genap Sebulan Diberi Kamar Mewah Seperti Ini Oleh Siti Nurhalizi, Bikin Ngiri!

Pihaknya terus berupaya mengejar potensi pajak baru. Satu di antara pajak pengusaha generator non-PLN, dimana pengusaha tersebut menggunakan generator dalam menjalankan perusahaan atau pabriknya.

“Untuk target penerimaan pajak dari tahun 2017 mengalami peningkatan sekitar Rp 3 miliar. Tahun 2017 target pajak sebesar Rp 21,6 miliar, dan di tahun ini (2017, red) target pajak diangka Rp 24,3 miliar,” kata M Hilal.

M Hilal optimistis tahun ini bakal melebihi target penerimaan pajak daerah. Pada 2017, target penerimaan pajak mencapai 100,11 persen. Untuk itulah, ia mengimbau kepada segenap pemilik pajak yang belum melaporkan untuk segera melaporkan ke B2RD Kabupaten Bungo.

“Kami imbau untuk pemilik pajak untuk melaporkan ke B2RD. Terima kasih atas kerjasama serta membayar pajak daerah tepat waktu,” ujarnya.

Baca: Perbaiki Dulu Baru Boleh Jalan 12 Bus Kena Razia di Terminal Sarolangun