pmTsHjvii96GPjQAwi-agzZG4CB4ZbnTkjdLI4picFg

Cara Kecamatan Cakung Kejar Penunggak Pajak, Tempel Stiker dan Spanduk

Sumber

JAKARTA,iNews.id – Sebanyak 22 restoran yang berada di dalam salah satu mal di wilayah Cakung dipasangi stiker tanda penunggak pajak oleh petugas Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Pemkot Jakarta Timur, Selasa (24/4/2018). Puluhan restoran itu menunggak pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp395 juta.

PLH Kepala UPPRD Kecamatan Cakung Nur Ahdiyani mengatakan, kegiatan penempelan stiker tanda penunggak pajak ini sebagai bentuk peringatan restoran dan pabrik untuk memenuhi kewajiban membayar pajak. UPPRD masih memberikan waktu selama lima hari ke depan terhadap pemilik restoran agar membayar pajak restoran mereka.

“Kita langsung temui pemilik restoran, kita kasih batas waktu sampai lima hari ke depan untuk melunasi,” kata Nur Ahdiyani, Selasa (24/4/2018).

Selain itu, sebuah pabrik milik PT Arkon yang berada di Jalan Raya Bekasi KM 24 juga dipasangi stiker dan spanduk. Pabrik tersebut menunggak PBB senilai Rp1,4 miliar. Menurut Nur Ahdiyani, apabila restoran dan pabrik tersebut mengabaikan peringatan pemerintah kota Jakarta Timur selama batas waktu lima hari, maka kasus ini akan diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. “Kita sudah kerja sama dengan KPK. Nanti tindakan tegas selanjutnya oleh KPK,” ujar dia.

Dari catatan UPPRD, total tunggakan wajib pajak di wilayah Cakung tercatat lebih dari Rp300 miliar.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto