Ditjen Pajak Wilayah Jabar dan Bea Cukai Sinergikan Kekuatan

Sumber

Bandung Raya

54 menit lalu

Wartawan:

KANTOR Wilayah Pajak Jawa Barat dan Bea Cukai Jawa Barat mempererat sinergitas dalam rangka penguatan pengawasan. Jalinan kemitraan ini pun untuk mengoptimalkan penerimaan negara dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita tidak hanya mengawasi, tetapi juga harus melakukan pelayanan yang baik sehingga bisa menghadirkan kepuasan bagi masyarakat dan proaktif memberitahukan pelaporan pajak maupun bea cukai,” ujar Kepala Bea Cukai Jabar, Saifulah Nasution dalam rilis yang diterima galamedianews.com, Selasa (17/4/2018).

Menurut Saifulah, di tahun-tahun lalu masih ada potensi yang belum tergali. Dengan begitu, tahun 2018 ini kerja sama antara Kanwil Pajak dan Bea Cukai semakin diperkuat.

“Kita bersatu seperti ini maka tidak ada peluang bagi pengusaha yang berusaha mencoba mengelabui kita. Sebelumnya kita menjalani kegiatan sendiri-sendiri dengan fokus kacamata kuda. Padahal orang pajak juga menyoroti apa yang kami lakukan seperti ekspor-impor,” jelasnya.

Kepala Kanwil Pajak Jabar 1, Yoyok Satiotomo menambahkan, sinergitas ini dengan maksud agar hubungan kedua belah pihak lebih erat sebagai satu tim. “Tujuannya benar-benar tidak ada peluang wajib pajak untuk bermain-main,” katanya.

Yoyok menyebut, ada sejumlah program yang akan dikerjakan bersama dengan Bea Cukai untuk jangka pendek seperti jurnal analisis, join profil, join investigasi, dan audit.

“Ketika ada kasus di Bea Cukai, bisa dilempar ke Kantor Pajak untuk didalami. Begitu juga saat ada kasus di yang ditangani oleh Kantor Pajak bisa dilempar ke Bea Cukai untuk diinvestigasi,” tuturnya.

Ia mengatakan, adanya kerja sama ini mampu membuat wajib pajaj memenuhi kewajiban perpajakan dan perpabeanan dengan benar. “Kalau masalah perpajakan tidak dipenuhi, maka akan diblokir oleh Bea Cukai,” imbuhnya.

Tahun 2018, target pemasukan negara dari Kanwil Pajak Jabar 1 dan Bea Cukai Jabar sebesar Rp 118 triliun dengan pembagian Rp 90 trliun lebih untuk Kanwil Pajak Jabar 1 dan Rp 27,3 triliun yang dibebankan kepada Bea Cukai Jabar.

Saat ini, sudah ada pencapaian Bea Cukai Jabar sebesar Rp 1,4 triliun di triwulan I 2018 yang tumbuh 20 persen dari periode yang sama di tahun lalu. Diharapkan ada peningkatan di akhir tahun 2018 dengan capaian Rp 27,3 triliun.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui: