Dulu Agunkan TV Buat Kredit, Kini Taufik Punya Omzet Rp 4 Juta/Hari

Simeulue Barat – Taufik (50) masih ingat betul saat pertama kali datang ke Kota Sinabang Kabupaten Simeulue pada tahun 1998. Saat itu, ia masih bujang kala merantau dari Padang, Sumatera Barat.

Di rumah kontrakannya, Taufik membuka usaha kecil-kecilan saja. Ia lalu memberanikan diri untuk meminjam modal ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan pinjaman Rp 5 juta.

“Tahun 98 saya jualan di Sinabang dengan modal di BRI pinjam Rp 5 juta. Dulu pas pinjam pertama kali pakai agunan etalase. lemari kaca. Itu ada lima biji kami agunkan. Ada tv juga satu,” kata Taufik kepada detikcom baru-baru ini.

Ia pun berjualan sembako ketika itu. Usahanya yang baru seumur jagung itu belum membuahkan hasil, namun Taufik harus berpikir keras saat pemilik kios yang ia jadikan rumah tinggal itu menaikkan biaya sewa.
“Di Sinabang kontrak tokonya naik setiap tahun. 2002 tuh, mau gak mau pindah lah ke sini. Dan kebetulan istri juga sudah lama di Simeulue Barat,” tuturnya.

Lalu, pada 2003 ia dan sang istri pindah ke Kecamatan Simeulue Barat. Saat itu, ia masih berjualan sembako di Desa Ujung Harapan. Letaknya di bibir dermaga.

Satu tahun berselang, tsunami melanda Provinsi Aceh. Lagi-lagi, Taufik harus menelan pil pahit karena lapak dagangannya hilang dan rusak lantaran dicuri orang.

Namun, bukan Taufik namanya kalau ia harus balik ke kampung halaman. Jiwa petarungnya sebagai seorang perantau yang akhirnya menahan langkahnya di desa itu.

“Saya sempat mau balik lagi ke kampung halaman. Tapi tidak jadi, karena saya pikir. Nanti dulu lah karena kan ada banyak utang,” tuturnya.

Ia pun kembali memulai usahanya dari nol lagi. Dua tahun kemudian pasca tsunami ia mengambil kredit di BRI lagi. Nilainya mencapai Rp 25 juta. Usaha dan kerja keras Taufik memang tidak mengkhianati hasil.

Kini, usaha yang ditekuni dari berjualan sembako, barang-barang pecah belah atau kelontongnya sudah memiliki omset Rp 4 juta per harinya.

“Jadi dari awal saya memang usaha terus. Gak pernah saya bekerja sama orang. Saya usaha terus gagal saya coba lagi. Begitu terus,” tuturnya.

“Kami ambil 20 juta lalu 25 juta. Sampai sekarang, (kredit Rp 250 juta) jadi memang Alhamdulillah yang membesarkan kami adalah BRI,” imbuhnya.

detikcom bersama Bank BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!

Dulu Agunkan TV Buat Kredit, Kini Taufik Punya Omzet Rp 4 Juta/Hari

Simak Video “Menjelajah Sinabang, Surga Kecil dari Serambi Mekah
[Gambas:Video 20detik]
(ujm/ujm)