Gelar Operasi Pasar, Kemendag Pakai Stok Bawang Putih Importir

Sumber

Jakarta – Harga bawang putih masih terus mengalami kenaikan, seminggu lalu saja di Jakarta bawang putih sudah menyentuh harga Rp 45 ribu/kilogram.

Untuk mengatasi harga yang mahal, pemerintah akhirnya memberikan perintah kepada para pengusaha importir bawang putih untuk menggelontorkan stok bawangnya kepada masyarakat.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti menceritakan bahwa sehari sebelum pemilu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memanggil para importir ke kantornya. Enggar disebut Tjahya meminta para importir mengeluarkan stok bawang putihnya ke pasar.

“Perintahnya kan kemarin sehari sebelum pemilu. Dipanggil lah para importir oleh pak menteri, ‘tolong kalian turun ke pasar supaya harga turun’,” ungkap Tjahya, di Pasar Induk Kramat Jati, Kamis (18/4/2019).
Tjahya mengatakan bahwa hampir di seluruh Indonesia masyarakat mengeluhkan harga tinggi dari bawang putih.

“Karena rata-rata di 34 provinsi teriak harga bawang putih tinggi. Nah yang baru menyanggupi ada lima importir, waktu diundang itu ada tujuh importir,” ungkap Tjahya.

Alhasil, dalam operasi pasar yang pihaknya lakukan hari ini di Pasar Kramat Jati, Tjahya menyebutkan bahwa pihaknya sudah meminta importir untuk tidak menahan stok bawangnya. Sehingga untuk hari ini saja 8 ton bawang putih digelontorkan oleh salah satu importir.

“Hari ini mulai operasi pertama atas bantuan importir akan mengeluarkan stok yang ada untuk bantu masyarakat agar mendapatkan bawang putih dengan harga sesuai,” kata Tjahya.

Sebelumnya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan bahwa pihaknya menolak rencana impor 100 ribu ton bawang putih dari Cina yang dilakukan oleh Perum Bulog.

“Belum ada rencana untuk impor bawang. Stok kita masih banyak. Saya juga sudah meminta kepada para importir untuk membuka gudangnya untuk mengeluarkan stoknya, jadi saat ini bukan dalam kondisi emergency,” kata Enggar saat berkunjung ke Karawang, Minggu (7/4/2019).

Tadinya pada bulan ini pemerintah disebut-sebut menugaskan Perum Bulog mengimpor 100 ribu ton bawang putih dari Cina, namun lelang importir belum turun sebab kementerian perdagangan belum mengeluarkan izin impor. Padahal Kementerian Pertanian telah memberikan rekomendasi impor untuk untuk impor komoditas itu. (dna/dna)