India dan AS Gelar Pertemuan Instensif Redakan Perang Dagang

Sumber

AKURAT.CO, India dan Amerika Serikat (AS) sepakat akan menggelar membicarakan intensif untuk membahas isu ekonomi dan perdagangan secara resmi dan komprehensif.

Dilansir oleh Business Standard (13/6), keputusan ini diambil sebagai bagian dari kunjungan Menteri Perdagangan dan Industri Suresh Prabhu ke Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross dan Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer. 

“Kami sekarang akan bekerja sama untuk memperluas perdagangan bilateral,” kata Menteri Perdagangan dan Industri Suresh Prabhu.

baca juga:

Setelah KTT G7, Jerman Ogah Nego Tarif Dagang dengan AS

Cina Dorong Kerjasama Lebih Banyak dengan Uni Eropa

Balas AS, Uni Eropa Naikkan Tarif Impor Harley Davidson hingga Wiski

India akan mengirimkan tim pemerintahan untuk membahas secara detaial dan menyediakan inisiasi negosiasi komprehensif dalam semua isu yang berhubungan dengan hubungan ekonomi dan perdagangan diantara India dan AS.

“Tim akan datang (ke AS) dalam beberapa hari ke depan,” kata Prabhu.

“Dalam konteks ini, disepakati bahwa pejabat India dan AS akan bertemu di tingkat senior pada tanggal awal untuk membahas berbagai masalah yang menarik bagi kedua belah pihak dan meneruskan diskusi dengan cara yang positif, konstruktif dan berorientasi pada hasil,” katanya. .

Di bawah Trump, sengketa perdagangan antara India dan AS telah meningkat, dimana Washington meminta New Delhi untuk menurunkan hambatan perdagangan dan membuka pasarnya.

Presiden Trump, dalam konferensi pers di Kota Quebec Kanada di mana dia menghadiri KTT G7, menuduh India mengenakan tarif 100 persen pada beberapa barang AS.

Baru-baru ini, India telah memutuskan untuk mengenakan tarif 80 persen pada apel dari AS. Tarif tersebut akan berlaku sebelum 21 Juni.

Hambatan perdagangan ke AS tersebut terjadi karena India melakukan pembalasan pada tarif baja dan aluminium AS.[]