Indonesia Fashion Week 2017 Siap Digelar

busana1(infomoneter)-Pagelaran akbar fashion dan budaya Indonesia, “Indonesia Fashion Week 2017 (IWF)” siap digelar pada awal tahun 2017. Mengusung tema “Celebration of Culture”, IWF 2017 merupakan kali ke 6 diadakan.

Tema tersebut sejalan dengan upaya yang berkesinambungan dari Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sebagai salah satu benteng ekonomi nasional.

Dalam era globalisasi ekonomi, upaya untuk mengangkat warisan budaya nasional menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk pelaku industri fashion. IFW 2017 sendiri akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) seluas lebih dari 24.000 meter persegi.

“Selama 5 hari pagelaran fashion show ini sedikitnya akan menampilkan 20 peragaan busana, 10 seminar, kompetisi, dan lokakarya, 10 talkshow serta memamerkan ratusan merek lokal,” ujar Poppy Dharsono, presiden APPMI saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, 10 November 2016.

Dia menambahkan, IFW 2017 akan menitikberatkan budaya dari berbagai destinasi wisata, seperti Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Bromo-Tengger, Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai. Poppy berharap, cara ini dapat mengenalkan industri fesyen Tanah Air.

Tidak hanya itu, tambah Poppy, Tata panggung dan keseluruhan ruang, arena pameran dan kompetisi akan diarahkan ke seluruh aspek yang menguatkan identitas Indonesia. Penyelenggara sudah mulai menjalani proses kurasi sehingga seluruh produk yang ditampilkan selama ajang Indonesia Fashion Week 2017 dapat sesuai dengan nilai-nilai yang berkaitan dengan tema acara.

Ragam kekayaan budaya Indonesia telah menjadi salah satu kontributor kunci bagi perkembangan pesat industri fashion Indonesia.

Dari segi jumlah pengunjung, IFW 2017 mendatang diharapkan dapat menyedot sedikitnya 150 ribu pengunjung, baik dari lokal maupun mancanegara. Peningkatan pengunjung ini dikarenakan pada IFW 2017 nantinya akan digabung dengan sajian kuliner berbagai daerah untuk lebih menarik para pengunjung.

Diketahui berbagai negara yang pernah ikut andil dalam IFW, seperti Australia, USA, Italia, Swedia, Brazil, Malaysia, Singapura dan lain-lain.

“IFW 2017 diharapkan dapat menjadi salah satu peluang untuk mempromosikan kekayaan budaya dan wisata alam Indonesia kepada dunia,” imbuh Poppy.

Sedangkan dari segi jumlah transaksi, IFW 2017 mentargetkan Rp120 Milyar selama pagelaran fashion berlangsung. Untuk tahun lalu jumlah transaksi yang tercatat Rp100 Milyar.

Dari segi peserta, Poppy mengatakan jika IFW 2017 masih didominasi oleh busana-busana muslim. Namun bukan berarti busana muslim yang ditampilkan nantinya hanya diperuntukkan oleh kaum muslim saja.

Selain busana muslim, IFW 2017 juga akan kebanjiran beragam batik dari berbagai daerah penjuru tanah air seperti Yogyakarta, Solo, Cirebon, Bali, Makasar, NTT dan lainnya. Dewi

Infomoneter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *