Jimly Tegaskan Revisi UU Pemilu soal Maju Pilpres 2 Kali Mustahil

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie siang ini bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla untuk membahas sejumlah hal, salah satunya pemilu di Rusia yang memungkinkan seseorang menjadi presiden atau perdana menteri lebih dari dua periode asalkan tidak berturut-turut.

Jimly mengatakan JK antusias mendengar laporannya soal pemilu di Rusia. Namun, untuk di Indonesia, hal ini tidak bisa terjadi. Dalam konteks JK, mantan Ketum Golkar ini tidak bisa kembali maju sebagai cawapres karena ia sudah dua kali menjabat sebagai RI-2.

Mantan Ketua MK ini beralasan, larangan bagi JK untuk maju kembali sebagai cawapres sudah diatur di UUD 1945 dan UU Pemilu. Sehingga meski ada revisi atau uji materi UU Pemilu, hal itu tetap tak bisa dilakukan karena tak mungkin melakukan amandemen UUD 1945.

“Kalau di pasal 7 (UUD 1945) itu terlalu eksplisit kalimatnya. Presiden dan wakil presiden hanya dapat mengikuti pemilihan satu kali lagi dalam masa jabatan yang sama, jadi terlalu terang,” ujar Jimly di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (29/3).

Baca Juga :

Jimly Asshiddiqie di Kantor Wapres

Jimly Asshiddiqie di Kantor Wapres. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

“Kalau sudah kedua, (masa jabatan) dalam jabatan yang lama, artinya tidak bisa lagi. Itu konstitusi bukan UU, UU hanya mengikuti,” lanjut dia.

Sehingga, lanjut Jimly, JK tidak bisa maju pilpres untuk posisi yang sama. JK hanya bisa maju untuk posisi berbeda, dalam hal ini menjadi capres.

“Kalau misalnya jabatannya tidak sama, bisa. Harus jabatannya tidak sama,” ujar dia.

Menurut dia, keputusan soal maju atau tidaknya JK tergantung dari kesepakatan dengan parpol-parpol yang ada. Yang harus dipahami adalah konstitusi tidak mengizinkan JK untuk maju dua kali dalam posisi yang sama.

Golkar rencananya akan mengajukan uji materi UU Pemilu yang melarang seseorang maju pilpres lebih dari dua periode. Selain Airlangga, Golkar memang menginginkan JK maju sebagai cawapres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:29 Stack trace: #0 /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(567): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home2/corongid...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 29