KPK Bantah Moeldoko Soal Hambat Investasi: Investasi yang Mana?

Jakarta – Kabiro Humas KPK Febri Diansyah membantah pernyataan Kepala Staf Presiden Moeldoko yang menyebut KPK dianggap menghambat investasi.

Buktinya, kata Febri, data investasi yang dikeluar Kementerian Keuangan menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

“Pernyataan itu (pernyataan Moeldoko) berbeda dengan pernyataan dari Menteri Keuangan sebelumnya yang mengatakan bahwa indeks kemudahan berbisnis justru dikatakan meningkat selama beberapa tahun ini,” kata Febri, Senin (23/9/2019).

Ia juga membantah pernyataan Moeldoko soal keberadaan KPK yang dianggap tak memberikan kepastian hukum kepada investor. Justru, menurut Febri, dengan adanya KPK bisa memberikan kepastian hukum lewat penindakan-penindakan terhadap para pelaku korupsi.

“Selain itu data dari BPKM justru menunjukkan peningkatan realisasi investasi dari tahun ke tahun. Yang jadi pertanyaan, investasi apa dan yang mana yang dimaksud terhambat karena konsisten dan kuatnya pemberantasan korupsi? sehingga pemberantasan korupsi harus diperlemah,” tegas Febri.
Karena, sambung dia, korupsi selama ini justru jadi hambatan bagi investasi, dimana korupsi menimbulkan pembengkakan biaya investasi yang ditimbulkan lewat pungutan-pungutan liar yang seharusnya tak perlu.

“Korupsi selain menjadi biaya tambahan dalam berbisnis juga dapat memicu persaingan yang tidak sehat antara pelaku usaha. Apalagi jika kita bicara tentang investor yang berasal dari negara-negara dengan standar antikorupsi yang kuat,” tandas dia.

Simak Video “Moeldoko Yakin Pansel Capim KPK Punya Independensi Tinggi
[Gambas:Video 20detik]
(dna/zlf)