Menjawab Kabar Keuangan BUMN 'Berdarah-darah' hingga Utang Rp 103 T

Jakarta – Utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menjadi sorotan masyarakat. Keuangan BUMN dianggap ‘berdarah-darah’ ditandai dengan bengkaknya utang untuk membiayai masivnya pembangunan infrastruktur sepanjang periode 2014-2019.

Apa lagi, akhir tahun lalu terungkap sederet BUMN dengan utang yang cukup besar. Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan Kementerian BUMN pada 3 Desember 2018 lalu.

Salah satu BUMN sektor konstruksi, PT Waskita Karya (persero) buka suara soal kabar keuangan BUMN yang dikabarkan ‘berdarah-darah’ tersebut.

Kepada detikcom, Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan buka-bukaan soal posisi utang perusahaan yang sering dikaitkan dengan kondisi keuangan BUMN yang ‘berdarah-darah’.

Selengkapnya di sini: (dna/dna)

Sebelumnya

Gaji Direksi BUMN Bikin Ngiler, Ada yang Rp 6 Miliar/Bulan

Gaji Direksi BUMN Bikin Ngiler, Ada yang Rp 6 Miliar/Bulan

1 / 5

Selanjutnya

Menjawab Kabar Keuangan BUMN Berdarah-darah hingga Utang Rp 103 T

Utang Rp 103 Triliun