Nurbaeti: Baru 36.759 Wajib Pajak Lapor SPT

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Sejak 2015, Menpan RB telah menerbitkan SE Nomor 8 yang mewajibkan ASN/TNI/Polri melapor SPT Tahunan secara elektronik melalui efiling. Terhitung mulai tahun 2017, Ditjen Pajak terus menambah jumlah akses dan kemudahan wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan, yaitu melalui eform. 

Eform adalah cara pelaporan SPT Tahunan elektronik, mengisinya secara offline dan melaporkannya secara online. Jenis SPT Tahunan yang dapat dilaporkan melalui eform pun bertambah, saat ini meliputi SPT Tahunan PPh dengan Formulir 1770, 1770S dan 1771. 

(Baca: Sutarmidji Optimis Menang di Kapuas Hulu )

Jelang jatuh tempo pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2017 di tanggal 31 Maret 2018, tercatat sebanyak 36.759 wajib pajak Pontianak telah lapor SPT Tahunan secara elektronik. 

Data tahun lalu per 31 Maret 2017 jumlah SPT Tahunan yang dilaporkan secara elektronik untuk semua jenis formulir (1770, 1770S, 1770SS dan 1771) mencapai 35.111 SPT. Menilik data-data di atas terdapat peningkatan jumlah SPT Tahunan yang dilaporkan secara elektronik sebanyak 1.648, padahal batas waktu pelaporan masih tersisa lima hari lagi.  

(Baca: 568 BTS di Wilayah Terisolir, Hasil Kerjasama Telkomsel dan BAKTI Kominfo)

“Kami optimis di lima hari terakhir batas waktu pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi jumlah wajib pajak yang melapor akan terus meningkat,” ujar Nurbaeti Munawaroh Kepala KPP Pratama Pontianak, Rabu (28/3/2018).

Untuk menghindari traffic karena banyaknya wajib pajak yang mengakses laman  djponline.pajak.go.id dihimbau kepada wajib pajak untuk segera melaporkan SPT Tahunan. Guna meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak, Ditjen Pajak menambah jumlah layanan dengan tetap membuka kantor pada tanggal 31 Maret 2018 mulai 08.00 – 17.00 waktu setempat.