Pabrik Solar Cell Rp 1 T Mau Dibangun di Subang

Sumber

Jakarta – PT Len Industri (Persero) berencana bangun pabrik komponen modul solar cell untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Badan Usaha Milik Negara (BUMN) teknologi ini berencana memproduksi komponen modul solar cell yang selama ini masih Indonesia impor dari luar negeri.

Direktur Utama PT Len Industri Zakky Gamal Yasin mengatakan, pabrik solar cell akan dibangun di Subang di atas lahan seluas 3-5 hektar. Nantinya pabrik solar cell itu diperkirakan memiliki kapasitas 6,2 Giga Watt (GW) melalui investasi sebanyak Rp 1 triliun.

“Rencananya di Subang (dibangunnya). Biaya investasi perkiraan sekitar Rp 1 triliun,” kata Zakky dalam acara ngopi BUMN di Kementerian BUMN, Selasa (3/12/2019).

Pembangunan pabrik solar cell ini memboyong investor dari China. Perjanjian kerja sama diperkirakan akan dimulai pada awal Januari 2020. Sehingga pengerjaan konstruksi bisa dimulai.
“Investor sudah ada. Lagi kita set up perjanjiannya mudah-mudahan dalam waktu Januari lah kita bisa mulai perjanjian kerja sama dengan investornya,” pungkasnya.

Zakky menjelaskan, pembangunan pabrik ini bakal dimulai tahun depan. Masa konstruksi akan memakan waktu satu tahun sehingga diperkirakan tahun 2021 sudah bisa beroperasi.

“Mulai tahun depan dibangun. Masa konstruksi setahun. Mudah-mudahan persiapan bisa dilakukan di tahun depan, investor juga tidak sabar, sehingga jangan sampai momentum hilang,” ucapnya.

Simak Video “Teknologi Tenaga Surya untuk Irigasi Ala Warga Magelang
[Gambas:Video 20detik](fdl/fdl)