Pameran Pendidikan Tinggi Jakarta 2017 Kembali Digelar

Pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi Jakarta 2017

Pembukaan Pameran Pendidikan Tinggi Jakarta 2017

infomoneter – Dalam rangka 10 tahun penyelenggaraan Pemeran Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta 2017, kembali digelar dengan tema Daya Saing ASEAN Incorporated Dalam Pembangunan Manusia yang berlangsung, di JIEXPO Kemayoran Jakarta, 7-9 Feb 2017.

Acara yang digagas Profajar Eksibit Internasional bertujuan untuk memberikan informasi yang terbaik dalam menempuh pendidikan tinggi, yang melibatkan puluhan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di seluruh Indonesia yang berpartisipasi dalam pameran ini.

Pameran ini ditargetkan menarik ratusan pelajar dari sekolah menengah atas yang akan melanjutkan ke tingkat pendidikan tinggi, guna meraih kesuksesan dalam mendapatkan informasi terbaik langsung dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan demi menggapai cita-citanya.

“Pameran pendidikan tinggi kali ini untuk mendukung daya saing pembangunan manusia Indonesia, karena saat ini kita berada dalam komunitas Asean,” ujar Direktur Profajar Eksibit, Zaidin dalam kata sambutannya.

Selain diikuti puluhan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Indonesia, digelar pula seminar dan dialog dari Forum Rektor yang membahas peningkatan kompetensi pengajar guna meningkatkan kualitas mahasiswa sehingga mampu bersaing dalama kompetisi akademis di tingkat nasional maupun internasional.

Kreativitas dari bidang akademis dan pentas seni juga ditampilkan dan diperlombakan, di ajang ini sebagai bentuk apresiasi dan aktualitas pelestarian budaya Indonesia bagi para remaja.

Sementara itu dalam sambutannya Koordinator Kopertis Wilayah III Jakarta, Illah Sailah mengatakan, pameran seperti ini adalah suatu ajang yang dikhususkan untuk para lulusan atau calon lulusan. “Berikanlah informasi yang baik dan selengkap-lengkapnya, karena para lulusan sedang mencari jati diri dalam menentukan program studi yang sesuai dengan jurusan serta keinginannya. Kadang-kadang masih tergantung orang tua atau temannya dalam mengambil jurusan kuliahnya,” ujarnya.

Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof Suyatno mengatakan pihaknya menyambut baik adanya Permenristekdikti Nomor 20/2017 tentang Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor.

“Kami menyambut baik adanya Permenristekdikti 20/2017 tersebut, karena memberi dorongan pada guru besar dan lektor kepala untuk produktif dalam melakukan penelitian,” ujar Suyatno dalam acara 10 Tahun Pendidikan Tinggi Jakarta 2017 di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan jika seorang dosen telah menjadi profesor dan lektor kepala, maka diharapkan dapat produktif serta menghasilkan penelitian serta jurnal yang terakreditasi internasional.

“Kami memandang bahwa lahirnya Permenristekdikti tersebut, berawal dari keprihatinan terhadap kinerja dosen serta dorongan agar produktif,” lanjut dia.

Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (UHAMKA) itu mengaku prihatin dengan rendahnya produktifitas sebagian dosen di Tanah Air. “FRI akan memberi masukan terhadap aturan tersebut,” kata Suyatno.

Dia menambahkan, di UHAMKA sendiri pihaknya terus mendorong para dosen agar produktif dalam mlakukan penelitian dan tidak hanya sekedar mengajar.

“Kami juga mendorong dengan kebijakan seperti memberikan insentif jika dosen melakukan penelitian dan hasil risetnya dipublikasi di jurnal internasional terakreditasi.”

Infomoneter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *