Pemerintah Tawarkan Proyek Infrastruktur‎ Senilai Rp 700 Triliun

jk-jk(infomoneter)-Dalam ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum 2016 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (8/11/2016), Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) mengatakan, Pemerintah Indonesia tengah gencar mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, sehingga butuh anggaran sangat besar agar pembangunan yang diharapkan berjalan lancar.

“Kebutuhan dana tersebut tak mungkin sepenuhnya mengandalkan dana pemerintah yang sangat terbatas. Untuk itu, butuh partisipasi pihak swasta untuk ambil bagian dalam mendanai berbagai proyek pembangunan yang tengah dan akan dikerjakan,”ujarnya Wapres JK.

Wapres JK menyampaikan hal tersebut di hadapan lebih dari 400 perwakilan pemerintah Indonesia dan negara-negara ASEAN, termasuk investor dan penyedia solusi bidang infrastruktur. Baik dari pemerintah maupun swasta, meliputi delegasi tingkat senior dari badan kordinasi penanaman modal dan kamar dagang dari sejumlah negara yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Menurut JK, Pemerintah memberikan kemungkinan atau pengusaha memberikan proposal. Arti penting pertemuan ini bagaimana pemerintah membuka diri dan pengusaha atau swasta membuka kesempatan membangun negara atau konektivitas.

Acara yang digagas Pemerintah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ini, dimana pemerintah akan menawarkan 9 proyek infrastruktur‎ senilai Rp 700 triliun.

“Pemerintah dan Kadin Indonesia mengundang ratusan peserta di acara forum investasi infrastruktur ASEAN ini sehingga investor di kawasan regional tertarik berinvestasi di Indonesia,”ujar Senior Infrastructure Advisor Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bapppenas, Bambang Prihartono.

Menurut Bambang, jangan hasil investasi lari ke Hong Kong, Singapura. Sehingga pihaknya bekerjasama dengan Kadin untuk membangun industri. Pemerintah meng undang investor negara ASEAN ‎di acara ini supaya mereka niat investasi proyek di Indonesia.

Lebih lanjut Bambang, memaparkan, ada 9 proyek prioritas di acara ini, terdiri dari ‎8 proyek Indonesia dan 1 proyek dalam rangka membangun konektivitas ASEAN. ‎Nilai investasi cukup besar untuk 9 proyek tersebut sekitar Rp 600 triliun sampai Rp 700 triliun.
Adapun proyek tersebut, antara lain :

1. RoRo Bitung-Davao, Indonesia-Filipina
2. Pelabuhan Kuala Tanjung, Indonesia
3. Percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan program 35 ribu Megawatt (Mw), Indonesia
4. Soekarno-Hatta Railway, Indonesia
5. Kereta cepat Jakarta-Surabaya, Indonesia
6. Bandara Internasional Kertajati, Indonesia
7. Laos Road No.3 (ASEAN Highway No.3), Laos
8. Jalan tol Yogyakarta-Solo, Indonesia
9. Jalan tol lainnya.

Infomoneter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *