Pesan Luhut soal Pilpres 2019 ke Anak-Cucu

Sumber

Jakarta – Menteri Koordinartor Bidang Kemaritiman menekankan demokrasi dalam memilih calon presiden. Bahkan, di keluarga atau anak cucu ia membebaskannya untuk memilih.

Tapi, dia mengimbau sebelum memilih mesti bertanya ke hati nurani serta rekam jejak calon presiden.

“Bebas, saya bebasin anak-anak saya, cucu saya, pilihanmu mana terserah, tapi tanya nuranimu paling dalam, dan lihat track record siapa yang kamu pilih itu,” ujarnya usai nyoblos di TPS 005 Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Prinsip demokrasi, kata Luhut, terlihat saat mencoblos. Dia mengatakan, keluarganya saja antre di TPS.

“Kita nunggu sejam lebih, it’s OK kita rasakan juga itu saya, itu perbedaan, karena Pak Jokowi berikan contoh begitu, betul-betul merakyat,” ujarnya.

Lantas, apakah ada beda pilihan dalam keluarga? Luhut mengaku belum bertanya.

“Saya nggak tahu, belum tanya, mereka bilang sih we love this, ya sudah go ahead,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, dia mengimbau agar dalam pesta demokrasi ini tidak ada kecurangan. Selanjutnya, masyarakat mesti berpikir positif jika pesta demokrasi ini untuk kepentingan nasional. Tak kalah penting, dia berharap, jangan sampai ada keributan.

Soal masyarakat yang tidak mencoblos alias golongan putih (golput), Luhut meyakini tidak ada. Sebab, partisipasi masyarakat di tempatnya nyoblos relatif banyak.

“Saya kira nggak lah, semua saya dengar antre di mana, unbelieveable, sulit dibayangkan bahwa yang hadir seperti ini. Kalau saya ingat 2014 di sini nggak seramai ini, padahal sudah dipecah ini, dulu cuma di lapangan tenis itu,” tutupnya.

Pesan Luhut soal Pilpres 2019 ke Anak-Cucu

(ang/ang)