Pesona Alam Tanjung Lesung dan Sejuta Peluang Berinvestasi

Sumber

Jakarta

Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di daerah Banten yang banyak disukai masyarakat. Sebab, Tanjung Lesung memiliki panorama pantai yang indah, beragam flora dan fauna, dan kampung wisata. Sejenak berliburan ke sini dijamin ampuh melepas kepenatan dan stres Anda.

Saat ini, jumlah wisatawan lokal dan asing yang datang Tanjung Lesung terus bertambah dan berpotensi mendatangkan wisatawan hingga 6 juta pengunjung per tahun.

Pesona Alam Tanjung Lesung dan Sejuta Peluang Berinvestasi(Foto: dok. KEK TJ. Lesung)

“Saat ini untuk menuju ke lokasi Tanjung Lesung sangat mudah. Dari Jakarta ke Tanjung Lesung hanya menghabiskan waktu selama 3,5 jam. Tanjung Lesung juga didukung oleh adanya Tol Serang-Panimbang. Sesi pertama Tol ini dijadwalkan akan dibuka pada pertengahan 2020 dengan rute Serang-Rangkas,” ungkap Vice President Marketing Banten West Java sekaligus pengelola dan pengembang kawasan Tanjung Lesung, dalam keterangan tertulis.

Jika Tol Serang-Panimbang sudah rampung, maka rute perjalanan dari Jakarta menuju ke Tanjung Lesung dapat ditempuh hanya dalam waktu 1,5-2 jam. Ini akan membuat Tanjung Lesung menjadi pusat destinasi liburan dan dampaknya bakal meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Tanjung Lesung dan okupansi hotel pasti meningkat dengan signifikan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Wahyu Wardhana lebih lanjut menjelaskan, dengan diresmikannya Tanjung Lesung menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada Februari 2015 lalu dan telah juga ditetapkan menjadi salah satu dari sepuluh Bali Baru. Maka, pemerintah mendukung kawasan pariwisata Tanjung Lesung menjadi kawasan terintegrasi dan dapat mengembangkan perekonomian daerah sekitar. Dengan adanya kantor administatrif KEK dan layanan satu atap (one stop service), maka akan memudahkan para investor untuk berinvestasi di Tanjung Lesung.

Pesona Alam Tanjung Lesung dan Sejuta Peluang Berinvestasi(Foto: dok. KEK Tj. Lesung)

“Kemudahan investasi itu tidak saja diperoleh investor dalam negeri (PMDN), tetapi juga bisa didapat investor asing (PMA). Dahulu, jika investor asing ingin berinvestasi di Indonesia, ada persyaratan tertentu yang sedikit menjadi kendala bagi mereka,” urainya.

Namun di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, lanjutnya, investor asing bisa mendapatkan keuntungan salah satunya adalah dapat berinvestasi tanpa batas minimum, kemudahan mendapatkan izin tinggal tetap, dan properti bisa menggunakan nama peribadi.

Menariknya KEK Tanjung Lesung bagi para pelaku usaha, diungkapkan pula oleh Direktur Utama PT Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo, bahwa di periode semester kedua 2019, sudah ada beberapa investor yang tertarik untuk bisa mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung.

“Sudah ada investor dari China, Jepang, dan Australia yang sangat tertarik mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung. Meraka melihat Tanjung Lesung memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan bersama-sama,” katanya.

Begitu banyaknya peluang dan prospek profit yang menjanjikan berinvestasi di kawasan ini, membuat seluruh pihak terkait sangat concern. Pembangunan infrastruktur pendukung terus digeber untuk segera selesai agar semakin memudahkan calon investor untuk berinvestasi .

Tak berhenti di situ, Tanjung Lesung sudah didesain untuk bisa mendukung para investor yang ada di dalamnya agar mampu bersinergi. Berbeda dengan kawasan pariwisata lainnya, investor dan developer di Tanjung Lesung bersama- sama membangun sebuah kawasan terpadu.

Perhatian dan kesiapan pemerintah daerah dalam mitigasi bencana di daerah KEK Tanjung Lesung, serta insentif dan kemudahan investasi untuk calon investor telah pula menjadi agenda prioritas, sehingga diharapkan para calon investor tidak ragu lagi untuk menjadikan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung sebagai tempat berinvestasi yang strategis dan menguntungkan. Untuk info lebih lanjut kunjungi laman dpmptsp.bantenprov.go.id

Pesona Alam Tanjung Lesung dan Sejuta Peluang Berinvestasi

(adv/adv)