Pulau Komodo Dibuat Eksklusif, Tiket Masuknya Rp 14 Juta

Sumber

Jakarta – Isu Pulau Komodo yang mau ditutup ditegaskan tidak benar oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut Luhut, Pulau Komodo akan dikelola jadi wisata eksklusif.

Luhut menjelaskan, dengan konsep eksklusif nantinya harga tiket masuk ke Pulau Komodo seharga Rp 14 juta per orang dalam bentuk membership tahunan yang bersifat premium. Sehingga hanya orang-orang khusus saja yang bisa berkunjung ke sana.

Untuk membership premium akan diarahkan ke Pulau Komodo langsung di mana komodo-komodo besar ada di sana. Sedangkan yang tidak memiliki kartu premium akan diarahkan ke lokasi lain yang ada hewan Komodo juga.

“Pulau Komodo itu tidak ditutup, kita mau kelola dengan baik, (pulau) yang lain kita atur dan tata jadi wisata eksklusif. Yang penting Komodo kita atur terlindungi,” kata Luhut di Sekolah Tinggi Perikanan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Nantinya, Pulau Komodo kemungkinan akan ditenderkan pengelolanya. Pemerintah akan menawarkan pengelolaannya ke organisasi dermawan alias filantropis yang peduli lingkungan.

“Kita mau pengelolanya profesional, mungkin kita akan tenderkan. Semua yang peduli lingkungan kita akan tawarin,” ucap Luhut.

Luhut mengatakan nantinya pengelola diminta menyiapkan 50 ribu tiket seharga US$ 1.000 atau setara dengan Rp 14 juta (dalam kurs Rp 14 ribu) untuk membership premium tersebut. Maka nantinya akan ada US$ 50 juta dolar untuk mengelola Pulau Komodo agar tetap jadi situs warisan dunia.

“Perusahaan A dari filontropis misalnya beli tiketnya US$ 1.000, kita siapkan 50.000, itu US$ 50 juta dolar sudah bisa pemeliharaan Pulau Komodo tetap jadi world heritage,” ucap Luhut.

Luhut menyatakan dirinya sudah mulai menemui beberapa pihak yang tertarik di Amerika. Dia bilang organisasi yang berminat sudah punya pengalaman mengelola taman-taman nasional di Afrika.

“Udah kita approach, yang punya pengalaman mengelola Afrika, dari Amerika sepertinya. Sudah bicara ke saya di Washington. Saya mau kontak mereka hari ini atau besok,” kata Luhut.

Terakhir, Luhut mengatakan alasan Pulau Komodo dibuat eksklusif, menurutnya Komodo merupakan warisan dunia yang nilainya tinggi. Untuk itu bagi yang mau berkunjung, kenapa tidak dibebani biaya mahal karena yang dilihatnya adalah sesuatu yang luar biasa.

“Jadi rupanya kita punya 5 world heritage yang tertinggi, salah satunya itu Komodo. Orang-orang yang mau datang mau lihat sesuatu yang luar biasa dia harus mau bayar mahal, untuk memelihara lingkungannya,” kata Luhut.

Simak Video “Luhut Minta Jokowi Setop Impor Garam 2021
[Gambas:Video 20detik](eds/eds)