Rantai yang Kedodoran

Rantai mempunyai fungsi yang sangat penting dalam kendaraan bermotor. Rantai akan meneruskan energi gerak yang dihasilkan oleh mesin dan memutar gear yang sebelah depan dan menyalurkannya ke gear bagian belakang.

Rantai bisa kita ibaratkan dengan birokrasi. Tanpa adanya birokrasi roda pemerintahan tidak akan berjalan. Birokrasi akan membuat regulasi dan menjalankannya agar pemerintahan bisa berjalan dan tujuan negara bisa dicapai.

Agar berjalan sempurna maka rantai tidak boleh terlalu longgar apalagi terlalu panjang melebihi batas antara gear kendaraan. Bagaimana rantai berfungsi kalau seandainya antar gear tidak tersambung. Solusinya rantai harus pas dengan posisi gear. Walaupun demikian agar rantai itu tidak cepat putus maka ada kelonggaran yang harus diaturnya.

Saat ini negara sedang tahap “waspada anggaran”. Wacana pengurangan terus-menerus subsidi, penundaan proyek pembangunan termasuk isu rasionalisasi pegawai menunjukan ada gejala besar pasak daripada tiang.

Utang salah satu cara menyehatkan anggaran. Tapi utang ibarat pil penyembuh yang banyak efek samping. Bahkan bisa jadi sakit ringan yang terus diberi pil tertentu malah menjadikan dadanya sesak dan jantungnya berdebar tidak karuan.

Pajak saat ini masih menjadi solusi terbaik menyehatkan perekonomian. Otoritas DJP yang diberikan kewenangan harus gesit mencari potensi penerimaan yang ada di permukaan sampai potensi yang tertimbun dalam file-file yang berserakan hingga diseberang lautan luas di negeri antah berantah.

Pertanyaannya kenapa DJP belum segesit motor balapan? Apakah karena pegawainya bukan Rossi yang ciamik di tikungan tajam? Sehebat-hebatnya Rossi tidak bisa berkendara cepat jika kendaraanya bermasalah.

Barangkali hal yang paling krusial saat ini melihat motornya. Bisa jadi rantai motornya kedodoran. Rantainya tidak pas dengan kebutuhan tenaga kendaraan. Rantai harus dikencangkan dan ditata ulang posisinya agar pas dengan posisi gear kendaraan.

Sudah saatnya rantai itu kencang dengan memotong birokrasi yang selama ini menghambat pergerakan DJP. Wacana penguatan DJP pada dasarnya adalah memutus rantai birokrasi yang tidak perlu dan lamban agar ia lebih gesit menyikapi tuntutan kebutuhan pembangunan.

Jangan mimpi menang balapan andai rantai mesin masih kedodoran.

Abepura
AHE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *