Remaja Pengguna Sabu di Depok Berasal dari Kalangan Ekonomi Menengah ke Bawah

Sumber

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA – Sejak tahun 2017 hingga 2018 sabu menjadi jenis narkotika terbanyak yang beredar di Kota Depok lalu disusul ganja.

Meski belum ada data pasti selama tiga tahun terakhir, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Depok AKBP Rusli Lubis mengatakan pengguna terbanyak merupakan remaja.

“Penggunanya rata-rata itu remaja. Mayoritas yang kita tangani itu dari umur 16 sampai 28 tahun. Penggunanya lebih banyak pria,” kata Rusli kepada wartawan di Sukmajaya, Depok, Kamis (12/7/2018).

Alasan sabu menjadi jenis narkotika yang banyak beredar karena saat ini narkoba tersebut lebih mudah ditemukan.

Selain mudah ditemukan, sabu dipandang lebih ‘keren’ di kalangan pengguna narkotika di kalangan remaja.

Timnas U-19 Indonesia Bersemangat untuk Kalahkan Malaysia

Banyaknya remaja yang masih bersekolah dan menjadi pengguna narkotika itu kebanyakan berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah.

“Karena lebih gampang ditemukan dalam peredaran. Kalau bicara ganja mungkin sudah jarang, dalam pergaulan sabu ini juga mungkin lebih ‘keren’. Kalau bicara ekonomi rata-rata anak sekolah, dari keluarga rata-rata menengah ke bawah,” jelasnya.

Perihal penyebab, keinginan mencoba narkotika disusul lingkungan sekitar menjadi penyebab utama peredaran narkoba di kalangan remaja.

Rusli mencontohkan, remaja yang sedang memiliki masalah keluarga kerap mencari teman baru guna untuk bercerita.

Sayangnya, remaja yang bermasalah itu berteman dengan seorang pengguna narkotika.

“Salahanya mereka ini mencari teman yang seorang pengguna. Nah temannya pengguna ini kan sudah biasa menggunakan narkotika untuk menghilangkan masalah. Jadi dia menawarkan ke teman baru itu untuk menghilangkan masalah yang dialami,” lanjutnya.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunJakarta.com dari Badan Pusat Statistik Kota Depok.

Di tahun 2014 terdapat 342 kasus penyalahgunaan narkotika, dan di tahun 2015 tercatat 368 kasus penyalahgunaan narkotika.


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:30 Stack trace: #0 /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(648): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home2/corongid...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('transient') #2 {main} thrown in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 30