RI Genjot Produksi Aspal Campur Karet, Begini Caranya

Sumber

Jakarta

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki kekayaan alam yang melimpah. Syahrul pun mengajak Gubernur Sultra Ali Mazi untuk melakukan kerja sama di bidang pembuatan Aspal.

Ini disampaikannya dalam acara ‘Menuju Sultra sebagai Lokomotif Ekonomi Baru di Kawasan Indonesia Timur’, di Century Park Hotel, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020). Hadir dalam acara ini Gubernur Sultra Ali Mazi, Wali Kota Kendari Zulkarnain Kadir, Wali Kota Bau-Bau AS Tamrin, Bupati Buton La Bakry, dan Dirjen Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar.

“Kurang apa negara ini diberi Allah sebuah given yang luar biasa. Kurang apa sultra memiliki potensi yang tidak kalah dengan potensi apapun yang ada di dunia. Kita punya gunung, bukit, sungai, danau, dataran rendah, pantai, pulau-pulau yang indah. Belum lagi Allah menyimpan segalanya di dalam bumi yang cukup dahsyat,” kata Syahrul di lokasi.

Syahrul mengatakan kehadiran pemerintah sangat penting dalam membuat perekonomian negara makmur. Pemerintah juga harus memiliki kesatuan agar dapat mencari solusi yang tepat dalam setiap masalah yang ada dalam masyarakat.

“Kalau gitu yang paling penting yang pertama hadir adalah pemerintahan yang adaptif yang mampu berkomunikasi dengan rakyat dan harus pemerintahannya harus kuat. Only strong and good governance can make prosperity. Bagaimana pemerintahan harus kuat untuk menemukan harapannya rakyat memenuhkan kebutuhannya rakyat,” ucap Syahrul.

“Dan kemudian pemerintahan mampu men-solusi segala masalah bersama dengan dengan rakyat. How to resolve problem with the people. Dan pasti terjadi deviasi, terjadi perbedaan terjadi karakter, terjadi kekhasan masing-masing wilayah. Dan itu yang harus disolusi oleh jenjang-jenjang pemerintahan. Karena itu memang pemerintahan harus nyatu,” sambungnya.

Selain itu, Bupati Buton La Bakry menyebut salah satu kekayaan alam dan keunggulan Buton, Sultra adalah di sektor produksi aspal. Syahrul kemudian menyambut baik program aspal itu.

Menurutnya aspal produksi Sultra dapat menjadi aspal yang menembus pasar internasional. Dia pun mengajak Gubernur Sultra untuk bekerja sama dalam sektor tersebut.

“Saya senang Pak Bupati Buton sudah ngomong tadi. Saya langsung catat pak Dirjen Perkebunan. Aspalnya Buton kasih campur dengan karet, ada aspal baru Indonesia yang bisa menembus dunia. Tinggal Pak Gubernur MoU dong,” kata Syahrul.

Syahrul mengatakan aspal asal Buton apabila dikombinasikan dengan karet asal Sumatera dapat menciptakan jalanan yang bagus. Selain itu, produksi karet dari Sumatera juga bisa meningkat.

“Berarti karetnya orang di Sumatera itu bisa laku lah. Kemudian kita dapat jalanan yang bagus sekali bercampur antara buton dan karetnya Sumatera. Kalau begitu ini memang harus digagas terus. Karena resource kita kuat. Segalanya kita miliki gitu,” ujar Syahrul.

Simak Video “Aspal Buton Harta Karun Terpendam Dari Desa Nambo Lasalimu Pulau Buton
[Gambas:Video 20detik]