Sisa 4 Bulan, Pendapatan Negara Masih Kurang Rp 975 Triliun

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjabarkan realisasi penerimaan negara hingga Agustus 2019 sebesar Rp 1.189,32 triliun. Capaian ini sebesar 54,9% dari target APBN 2019 sebesar Rp 2.165,1 triliun.

Dengan kata lain, dalam 4 bulan ke depan pemerintah harus mengejar pendapatan sebesar Rp 975,8 triliun. Sri Mulyani menjelaskan rincian penerimaan perpajakan (pajak dan bea cukai) sebesar Rp 920,51 triliun atau 51,5% dari target APBN 2019 Rp 1.786,4 triliun.

Sementara itu, penerimaan bukan pajak Rp 268,2 triliun atau 70.9% dari target APBN 2019 sebesar Rp 378,3 triliun. Sedangkan hibah hingga Agustus 2019 sebesar Rp 1 triliun.

“Pendapatan kita 54,9% dari target. Kalau dilihat dr pertumbuhannya dibanding tahun sebelumnya, maka kita lihat tahun 2019 ini terjadi pelemahan,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN kiTA per Agustus 2019, di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Sri Mulyani menambahkan kondisi perekonomian saat ini juga sedang menurun. Hal ini ditandai nilai setoran pajak para pengusaha yang juga lebih rendah dibanding sebelumnya.

“Kondisi ekonomi alami penurunan sehingga para pengusaha bayar pajak lebih rendah dibanding dua tahun berturut-turut. Ini harus kita waspadai karena ini menggambarkan bahwa mereka hadapi situasi yang kurang baik,” tutur Sri Mulyani.

Simak Video “Jokowi Beri Beasiswa hingga Kursus Pra-Kerja
[Gambas:Video 20detik]
(hns/fdl)