Tax Amnesty kesempatan dalam “kesempitan”

Orang yang sukses adalah mereka yang pandai memanfaatkan peluang. Peluang kadang tidak selalu berulang. Ada persekian persentase yang harus segera dimanfaatkan karena kesempatan biasanya dibatasi waktu. Seandainya tidak ada batasan waktu mungkin semua bisa lulus ujian. Mereka yang lulus adalah yang pandai menjawab pertanyaan ditengah keterbatasan waktu ujian.

Saat ini pemerintah mengeluarkan kebijakan pengampunan pajak dengan label tax amnesty. Suatu kesempatan kepada semua warga negara untuk memperoleh ” ampunan” dengan membayar uang tebusan dengan jangka waktu yang dibatasi. Warga negara yang selama ini belum patuh diberikan kesempatan seluas-luasnya bahkan kepada pengusaha mikro yang baranfkali karena ketidaktahuannya pada ketentuan belum sepenuhnya melaksanakan kewajibannya dengan benar.

Tax Amnesty adalah peluang sekaligus kesempatan agar beban masa lalu tidak terus membayangi dan membebani warga negara karena ketidakpatuhan di masa lalu. Negara memahami bahwa untuk memasuki dunia baru era perpajakan baru yang lebih transparan dibutuhkan semangat saling memaafkan sebagai dasar awal perubahan. Bukannya kesepakatan muncul dari mereka yang bisa saling berdamai dengan masa lalunya.

Mengingat sempitnya waktu pengampunan, semestinya semua warga negara segera berbondong-bondong memanfaatkan kesempitan waktu menjadi kesempatan yang harus cepat tanggap karena peluang kadang tidak datang untuk kedua kalinya. Tentu ada alasan dibalik jangka waktu seperti halnta jangka waktu penerimaan pegawai yang tidak selalu ada setiap saat. Apalagi jangka waktu pengampunan pajak yang disepakati berbatas waktu dan bukan “diskon” yang umum tetapi khusus dan lazim berjangka sangat lama.

Sebagai warga negara yang baik saatnya berdamai dengan kesalahan masa lalu dengan mengungkap, menebus agar semua menjadi lega dan tidak terus sama-sama terbebani. Mari melangkah dengan pasti dengan mengikuti program Tax Amnesty.

AHE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *