Setelah X-Men: Apocalypse Garap Film Dark Phoenix

Studio Fox tampaknya serius menggarap kisah Dark Phoenix

Saat ini film X-Men: Apocalypse sedang tayang di bioskop Tanah Air, kehadirannya pun langsung menyedot perhatian penggemar film superhero. Film ini adalah kelanjutan dari dua film sebelumnya, trilogi yang dimulai dari X-Men: First Class yang muncul pada 2011.

Saat itu tim X-Men hanya diperkuat Charles Xavier, Beast, Magneto, dan Mystique, namun seiring degan perjalanan waktu, ada banyak tokoh mutan muda yang ditampilkan. Di antaranya Nightcrawler, Cyclops, serta Jean Grey, yang sebenarnya sudah memegang peran utama, di film X-Men versi original, yang telah tayang sejak tahun 2000-an.

Yang unik dari serial film X-Men, kini muncul dua versi film, satu versi original di mana para jagoan X-Men telah mencapai umur dewasa, satunya versi saat mereka muda, yang salah satunya muncul dalam X-Men: Apocalypse ini.

Meski kedua versi X-Men pernah bertemu dalam X-Men: Days of Future Past, namun tetap saja X-Men versi original tidak bisa dipisahkan dari ingar-bingar keseruan dunia X-men.

Salah satu film X-Men versi dewasa yang menuai sukses adalah X-Men: The Last Stand, yang menceritakan kemunculan Dark Phoenix atau wujud baru dari sosok Jean Grey (saat itu diperankan Famke Janssen).

Bagi penggemar komik X-Men pasti paham benar, siapa sosok Phoenix. Dalam strata level kekuatan dunia mutan, ia termasuk mutan kelas A dengan kekuatan luar biasa besar.

Jika Phoenix mengamuk, banyak korban berjatuhan, meski ia mutan dengan kekuatan super. Bahkan dalam cerita The Last Stand, Cyclops dan Profesor X terbunuh di tangan Phoenix yang berubah jahat, alias menjadi Dark Phoenix.

Kini setelah versi X-Men reboot hadir, produser X-Men: Apocalypse, Simon Kinberg berkata tertarik membuat kisah Dark Phoenix dalam versi solo dengan kisah yang lebih panjang.

Dikutip dari Entertainment Weekly, meski belum memberi sinyal pasti bahwa ia sedang menangani film solo Dark Phoenix, namun ia memberi bocoran, bahwa arahan plot film X-Men selanjutnya, bisa jadi menuju ke pembuatan jalan cerita Dark Phoenix. “Saya yakin jika kisah ini dibuat banyak penggemar X-Men tertarik,” ujarnya.

Hal ini makin diperkuat dengan pernyataan sutradara X-Men: Apocalypse, Bryan Singer yang menyatakan, di film selanjutnya ia ingin membuat kisah jagoan X-Men yang berhubungan dengan ruang angkasa.

Sebab jika dirunut dari kisah komiknya, sosok Phoenix muncul setelah Jean kembali dari misi luar angkasa, dan terpapar radiasi surya. Sesuatu yang malah membuatnya menemukan kekuatan sejatinya sebagai mutan terkuat.

Saat dikonfirmasi tentang rencana besar ini, aktris muda Sophie Turner yang berperan sebagai Jean Grey muda menjelaskan, “Yang pasti kekuatan sosok Phoenix terpendam dalam tubuh Jean. Ia sendiri tidak bisa mengontrol kekuatan itu, kecuali ia dibunuh atau semua musuhnya hancur. Karena memang itu prinsip hidup (burung) Phoenix.”

Dalam trailer X-Men: Apocalypse, juga ada sekelebat adegan, di mana Jean menggunakan kekuatan api, sebuah tanda bahwa studio Fox tampaknya serius untuk menggarap kisah Dark Phoenix di masa depan.

Dengan kehadiran Turner yang cantik sebagai Jean, bisa jadi hal ini akan menjamin kesuksesan film X-Men selanjutnya. Terlebih dengan kehadiran Singer di kursi sutradara, pastinya kisah Dark Phoenix jilid dua akan menjadi lebih menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *