Waktu dan Uang, Sebuah Analogi

Bayangkan di suatu pagi anda didatangi seseorang. Dia berkata, “Saya kasih anda uang 15 juta. Nanti jam 10 malam saya datang lagi pada anda. Saya minta sisa uang yang anda belanjakan. Anda boleh ambil barang atau apapun yang anda beli dengan uang itu. Hanya sisa uangnya yang akan saya minta kembali semuanya.”

Maka apa yang anda lakukan pada hari itu ?

Saya yakin anda akan memanfaatkan 15 juta dengan sebaik-baiknya. Mungkin pagi anda akan membeli berbagai keperluan sehari-hari di rumah. Total habis 2 juta. Siang harinya anda beli barang yang sudah anda impikan dari dulu. Lalu sorenya akan ke mall beli berlian untuk istri anda, dan membelikan makanan enak yang anda bawa ke rumah orang tua anda.

Sehingga pasti nanti, pada malam jam 10, uang anda itu relatif habis. Atau kalaupun sisa pastilah sedikit sekali. Anda berusaha sebisanya menghabiskan dengan hasil yang maksimal. Berusaha tidak ada yang bisa dikembalikan sisanya.

Pertanyaan saya berikutnya, “Kalau anda bangun pagi, diberi waktu 15 jam untuk dihabiskan hari itu, apa yang anda lakukan?”

Mari kita lihat aktivitas seseorang. Dia bangun jam 7. Setelah mandi dan sarapan, dia berangkat kerja. Tiba di kantor, dia mengopi, merokok sambil mengobrol dengan teman lainnya. Untuk ini habis 1 jam. Kembali ke ruangnya, temannya ada yang datang, dan habislah 2 jam untuk ngobrol-ngobrol. Sudah hilang 3 jam alias 3 juta melayang. Dan waktu jam istirahat dihabiskan makan siang dengan teman-teman sekalian mencoba rumah makan baru. Untuk itu anda habiskan 2 jam. Dan seterusnya. Jam 10 malam waktu anda tidur, waktu yang sudah anda habiskan hari itu adalah 15 jam.

Namun dari 15 jam itu berapa jam yang digunakan dengan baik. Berapa yang anda buang setiap hari. Coba anda renungkan kembali di sudut pandang ini.

Maka kalau kita berpikir dengan konsep lama ‘Time is Money’, kita boleh berpikir bahwa kita sebenarnya harus mampu menghabiskan waktu kita dengan cara yang sebaik-baiknya. Sehingga kita menginvestasikan pada kepentingan yang menguntungkan yang paling membawa hasil maksimal bagi kita.

Bila kita mampu berpikir dengan cara sebaik bagaimana kita menghabiskan 15 juta pemberian itu tentang waktu kita, maka kita akan menjadi orang yang lebih efektip dalam berbisnis.

Saya harapkan anda bisa lebih menghargai lagi waktu anda dan membuat hidup anda lebih bermakna. Ketika anda bangun jam 7 pagi, tidur jam 10 malam, 15 jam anda akan habiskan dengan cara yang terbaik untuk kehidupan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *