Terkena Macet Saat Mudik, Berapa Konsumsi BBM Santa Fe Diesel?

Tujuan mudik saya dan keluarga tahun ini adalah Bojonegoro, Jawa Timur. Kota ini cukup jauh dari tempat tinggal saya di Bekasi, Jawa Barat dengan jarak tak kurang dari 500 km. Tapi itu tidak masalah karena saya menggunakan Hyundai Santa Fe CRDi yang mesin dieselnya sangat powerful. Inilah salah satu Big SUV paling driver oriented yang ada di Indonesia saat ini. Mesin potensial dan handling tajam, sebuah SUV yang sangat fun to drive.

Tapi seperti tahun-tahun sebelumnya, kepadatan terjadi di jalur-jalur utama mudik, termasuk rute yang saya lalui yakni tol Cikampek-tol Cipali-Semarang-Blora-Bojonegoro. Padahal saya sudah memilih waktu keberangkatan di hari-H lebaran demi menghindari penumpukan volume kendaraan. Sedemikian macetnya, tak jarang saya berhenti hingga 4-5 menit sebelum mobil kembali merayap maju.

Belum lagi ketika rasa lelah tiba, saya beristirahat tanpa mematikan mesin agar AC tetap menyala. Kondisi ini jelas menjadi beban tersendiri bagi mesin, karena mesin terus berputar dengan sirkulasi udara buruk akibat mobil yang tidak melaju.

Di perjalanan pulang pun demikian. Walau cenderung lancar, tapi di beberapa titik masih terdapat kemacetan sehingga menambah waktu tempuh. Oh iya kali ini saya melintasi jalur selatan dengan rute Bojonegoro-Yogyakarta-Cilacap-Garut-Bekasi. Jalurnya pun lebih menantang karena lebih kaya tanjakan dan tikungan. Termasuk di sekitar gunung Ayah menjelang masuk Cilacap.

Singkatnya, dalam perjalanan pergi-pulang itu, average speed dari Santa Fe tak lebih dari 27 km/jam. Dengan total jarak tempuh lebih dari 1.500 km, Santa Fe mencetak konsumsi BBM rata-rata 11,1 km/l. Ini jelas tak buruk mengingat kondisi lalu lintas yang dilewati. Artinya, mulai dari melaju santai, bermacet ria, hingga dipacu kencang, efisiensi BBM Santa Fe diesel masih di atas angka psikologis 10 km/l. Impresif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *