Memahami dan Menikmati Reksa Dana (3)

Tahapan pertama yang penting anda lakukan sebagai calon investor adalah mengenali profil risiko anda dan tahap kedua adalah mengenali Jenis-jenis Reksa dana sesuai profil risiko dan jangka waktu investasi yang telah kita bahas dalam artikel minggu sebelumnya.

Dalam artikel sebelumnya, telah dibahas pentingnya memahami reksa dana sebelum memutuskan berinvestasi, sehingga nantinya anda dapat dengan nyaman menikmati keuntungannya.

Tahap selanjutnya adalah: Teliti membeli reksa dana

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui situsnya di http://www.ojk.go.id di Indonesia saat ini ada 75 Manajer Investasi yang aktif, artinya masih beroperasi dan memiliki ijin sebagai pengelola dana. Beberapa manajer investasi telah dicabut ijinnya oleh OJK (dahulu Bapeppam) dengan berbagai macam alasan.
Hingga saat ini ada:
• 50 Reksa dana Pasar Uang
• 15 Reksa dana Indeks dan ETF
• 150 Reksa dana Pendapatan Tetap
• 52 Reksa dana denominasi US Dollar
• 129 Reksa dana Campuran
• 68 Reksa dana Syariah
• 148 Reksa dana Saham
• 46 Reksa dana Penyertaan Terbatas
• 150 Reksa dana Proteksi

Dengan banyaknya jenis dan jumlah Reksa dana ini tentu sangat membingungkan anda sebagai calon investor untuk memilih reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko anda.
Karenanya, jangan malas melakukan riset terlebih dahulu. Banyaklah bertanya mengenai strategi investasi masing-masing Reksa dana baik langsung kepada beberapa Manajer Investasi atau agen penjual Reksadana seperti perbankan dan financial planner. Bandingkan semua informasi agar dapat anda kenali yang sesuai dengan profil risiko anda. Banyak situs-situs yang memberikan panduan mudah cara berinvestasi reksa dana. Untuk mengetahui kinerja dari reksa dana dapat dilihat secara harian di surat kabar seperti bisnis Indonesia, Investor Daily.

Dapat kita lihat kinerja harian, mingguan, bulanan dan tahunan dari semua reksa dana. Sehingga anda dengan mudah dapat membandingkan kinerja pertumbuhan satu reksa dana dengan reksa dana lainnya sesuai jenis reksa dananya.
Berinvestasilah secara rutin dan bertahap agar mendapatkan harga rata-rata (Cost averaging), juga agar kita secara disiplin selalu menyisihkan pendapatan kita untuk tujuan yang akan datang. ‘Timing the market’ tidak perlu lagi kita pikirkan, karena sudah secara otomatis dilakukan oleh Fund Manager yang mengelola produk reksadana yang kita miliki.

Happy Investing!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:30 Stack trace: #0 /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(648): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home2/corongid...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 30