Gara-gara Iklan Rokok, Bandara Diprotes

Rokok memang sudah menjadi masalah, tidak hanya nasional bahkan internasional. Karena rokok terbukti mengakibatkan masalah yang serius pada kesehatan, tidak saja buat perokoknya juga buat yang terpapar asap rokoknya. Tidak hanya masalah kesehatan, dampak lanjutannya adalah masalah perekonomian dan sosial warga.

Kawasan untuk merokok pun dibatasi. Tak hanya itu, kawasan untuk promosi dan iklan produk rokok juga dibatasi.

“Di Indonesia, kawasan tanpa rokok (KTR) diatur dalam UU tentang Kesehatan dan PP No. 109 Tahun 2012 tentang Pengendalian Produk Tembakau sebagai Komoditas Adiktif,” ujar Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi. Menurut Tulus, yang disebut sebagai area KTR bukan hanya area yang dilarang merokok, tetapi juga area dilarang untuk promosi dan iklan rokok. Salah satu KTR adalah di kompleks bandara.

Alangkah terkejutnya Tulus saat mengetahui bahwa di areal Bandara Ahmad Yani, Semarang, masih bertaburan iklan rokok.

“YLKI memprotes dengan keras kepada manajemen PT Angkasa Pura 1 (pengelola bandara ini–red) karena masih memasang iklan rokok di Bandara Ahmad Yani Semarang, baik di dalam terminal dan atau luar terminal. Ini sangat memalukan, sebagai bandara internasional, Bandara Ahmad Yani masih bertaburan iklan rokok,” lanjut Tulus.

YLKI mendesak kepada manajemen PT Angkasa Pura 1 untuk mencopot iklan rokok di Bandara Ahmad Yani sesegera mungkin. Karena selain melanggar UU tentang Kesehatan dan melanggar PP 109/2012, juga merupakan tindakan yang memalukan, karena Bandara adalah pintu gerbang Indonesia.

“Di seluruh dunia, iklan rokok telah dilarang. Lha ini kok malah dipasang di Bandara,” ujar Tulus lagi.

Sekretaris Perusahaan PT. Angkasa Pura 1, Farid Indra Nugraha menyatakan akan menindaklanjuti protes tersebut.

“Siap, saya cek di lapangan. Mudah-mudahan bisa segera diselesaikan, ” ujarnya saat dihubungi Angkasa. Farid mengakui bahwa iklan rokok tidak boleh dipasang di areal Bandara.

Sementara itu General Manager Bandara Ahmad Yani, Semarang, Priyo Jatmiko menyatakan akan mengevaluasi iklan-iklan tersebut. “Baik pak, akan kami evaluasi,” ujarnya.
Semoga permasalahan ini cepat terselesaikan.

The post Gara-gara Iklan Rokok, Bandara Diprotes appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *