Gila, Pistol Colt 1911 Sudah Diproduksi Dengan Pencetak 3D!

Pistol Colt 1911 3d printed

Tiga tahun terakhir dunia dimeriahkan dengan maraknya printer 3D, yang bisa meniru suatu objek dan membuat kopiannya sama persis dari bahan plastik atau polimer. Dengan harga printer 3D yang semakin murah dan patennya yang sudah hampir berakhir, nyaris siapapun dapat membeli printer 3D dari yang termurah sampai dengan yang setara pabrik.

Namun tidak semua orang senang dengan kemajuan teknologi ini, utamanya penegak hukum. Printer 3D telah memunculkan isu baru, yaitu orang yang memiliki file CAD atau blueprint pistol dan senapan serbu dapat membuat komponen-komponennya secara mandiri. Beberapa orang bahkan sudah mendemokan pistol seperti Liberator, Rhino dan receiver AR-15 hasil cetak 3D berbahan polimer.

Terkait dengan tren senjata yang dicetak dengan printer 3D, ada satu perusahaan bernama Solid Works yang menggunakan pendekatan cetak 3D juga untuk membuat senjata. Proyek pertama mereka adalah pistol legendaris kaliber .45 ACP, pistol Colt 1911. Alasan pistol Colt 1911 ada dua, yang pertama bahwa 1911 adalah model pistol yang populer dan patennya sudah berakhir sehingga bebas ditiru. Kedua, 1911 adalah pistol otomatis bersejarah peletak dasar penggunaan pistol otomatis menggantikan revolver.

Pistol Colt 1911 3d printed 2

Namun berbeda dengan yang lain, Solid Works menggunakan teknologi Direct Metal Laser Sintering (DMLS) untuk membuat frame, slide, laras, pena pemukul, dan komponen internal lain. Printer yang mereka gunakan adalah EOSINT M270 Direct Metal 3D Printer buatan Jerman.

Pertama-tama, Solid Works membuat 3D CAD model dari setiap komponen Pistol Colt 1911 dan membuatnya dalam irisan, lembar demi lembar dalam 2D. Nah, model komputer ini kemudian dimasukkan dalam perintah cetak ke mesin DMLS. Mesin inipun membentuk tiap komponen selapis demi selapis dari bahan serbuk logam. Serbuk logam yang digunakan meliputi serbuk baja dan inconel. Ini yang membedakannya dengan printer 3D lain yang menggunakan serbuk plastik, sehingga komponen hasil cetakan DMLS memiliki kekuatan setara logam aslinya.

Pistol Colt 1911 3d printed 3

Baca juga:

Ketegangan AS-Tiongkok Meningkat, Akankah Terjadi Fire Contact?

Fokker 50 ME, Peletak Standar Pesawat Patmar Asia Tenggara

Hasil cetakan yang masih kasar itu kemudian dirapikan, diamplas, dipoles, dihaluskan, diberi laburan anti karat dan kemudian dirakit menjadi satu pistol utuh. Bagian berbahan plastik seperti grip juga dibuat dengan printer 3D polimer dari bahan SLS Nylon 12 Powder. Total jenderal, butuh waktu 34 jam untuk memproduksi komponen yang dibutuhkan untuk menjadikan satu pistol Colt 1911 utuh, belum menghitung waktu final assembly yang semuanya dikerjakan dengan tangan.

Solid Works kemudian melakukan uji tembak sebanyak 50 kali penembakan, dan hanya pistol yang berhasil melewati uji tanpa kemacetan yang dijual ke pasaran.

Pistol Colt 1911 3d printed 4

Soal kekuatiran penegak hukum, Solid Works ternyata sudah menyiapkan solusinya: setiap pistol yang dibuat juga diberi nomor seri penanda, plus boks eksklusif dan pelat kepemilikan. Lagipula, biaya yang harus dikeluarkan Solid Works untuk membuat 1911 ini mencapai lebih dari US$ 1 Juta, dan pistolnya sendiri dihargai antara US$ 12.000-US$ 20.000.

Apakah teknologi 3D akan menjadi tren untuk memproduksi senjata di masa mendatang? Jawabannya adalah bisa ya dan tidak. Teknologi DLMS yang diterapkan Solid Works telah mengurangi kebutuhan luasan lokasi produksi, dimana alat yang dibutuhkan memang tidak makan tempat, seluas garasi pun cukup. Biaya perlahan akan turun sejalan dengan pencapaian skala ekonomi produksi dan penjualan. Tapi tentu saja akan butuh waktu bagi pasar untuk dapat menerima bahwa pistol 3D memiliki fitur, keandalan, dan akurasi yang setara dengan pistol, seperti pistol Colt 1911 ini, atau senapan yang diproduksi dengan metode konvensional.

The post Gila, Pistol Colt 1911 Sudah Diproduksi Dengan Pencetak 3D! appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *