Indonesia Akan Kerahkan Kekuatan di LCS

Mengantisipasi makin runcingnya konfilk di Laut China Selatan (LCS), Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berencana akan menambah kekuatan militer secara signifikan untuk menjaga wilayah LCS yang menjadi bagian dari zona maritim Indonesia. Hal ini disampaikan Ryamizard saat diwawancarai oleh AFP (13/7/2016).

Menurut Menhan, seperti diungkapan di laman AFP, pihaknya akan segera mengerahkan pesawat F-16 Fighting Falcon, sejumlah rudal darat-ke-udara, pesawat tanpa awak, serta menambah radar di sekitar wilayah Natuna. Selain itu Ryamizard juga menyebutkan akan menambah jumlah pelabuhan dan meningkatkan kualitas airstrip yang ada di sekitarnya.

Tak ingin main-main, Menhan menargetkan penambahan kekuatan ini akan dilakukan dalam waktu kurang dari satu tahun.

“Ini akan menjadi mata dan telinga kita. Kita bisa melihat apa yang terjadi di sekitar Natuna dan Laut China Selatan,” ujarnya.

Indonesia sendiri sebenarnya tidak ikut merebutkan kawasan LCS dengan Tiongkok, setidaknya hingga kapal penangkap ikan Tiongkok Gui Bei Yu 27088 masuk ke wilayah perairan Natuna. Kapal itu ditembak oleh KRI Oswald Siahaan (354) tanggal 27 Mei 2016 lalu.

Insiden ini langsung mendapat tanggapan keras Presiden Joko Widodo yang menggelar rapat terbatas di atas kapal KRI Imam Bonjol (383) di atas perairan Natuna. Dalam kesempatan itu Jokowi menegaskan kembali bahwa Natuna adalah bagian dari wilayah perairan Indonesia.

The post Indonesia Akan Kerahkan Kekuatan di LCS appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *