Ini Modifikasi Olahraga Berparasut di Dunia

Sebelumnya telah dibahas mengenai perbedaan static jump atau static line dengan freefall. Disebutkan pula beda metode melompat HAHO dengan HALO. Kali ini akan dibahas mengenai apa saja modivikasi olahraga berparasut yang ada di dunia.

Skydiving

Olahraga skydiving juga termasuk dalam olahraga free fall. Olahraga yang memacu adrenalin ini termasuk olahraga yang sangat digemari di dunia. Pada saat terjun bebas, penerjun tidak langsung menarik tuas parasutnya, namun terlebih dahulu penerjun menikmati tubuhnya melayang-layang sambil melakukan gerakan-gerakan akrobatik sampai berada di ketinggian yang mengharuskan membuka parasut untuk mendarat.

skydive
Skydiving

Awalnya olahraga ini dilakukan oleh pasukan militer saat melakukan pendaratan darurat atau dalam situasi genting. Namun hal tersebut malah dikembangkan sehingga pada tahun 1951 menjadi salah satu olahraga yang dikompetisikan secara internasional. Olahraga ini umumnya dilakukan secara beregu, agar pada saat terjun dapat membentuk formasi-formasi mengagumkan di atas langit.

Base Jumping

Olahraga yang satu ini terbilang olahraga paling berbahaya dari varian freefall lainnya. Sebenarnya olahraga ini hampir mirip dengan skydiving. Hal yang membedakan adalah waktu pendaratan yang jauh lebih singkat sehingga meningkatkan resiko kegagalan dalam mengembangkan parasut saat mendarat. Pada olahraga base jumping, sang penerjun atau jumper melemparkan diri dari salah satu struktur base.

olahraga berparasut
Base jumping

Kata ‘base’ sering diartikan sebagai ‘Building (gedung), Antena (antena), Span(Jembatan) dan Earth (Bumi) yang mengacu pada tebing’. Sebelum mendarat, parasut harus membentang dengan sempurna agar pendaratannya bisa mulus dan aman. Jika parasut tidak membentang dengan sempurna atau gagal, maka resikonya adalah kematian bagi sang penerjun.

Paralayang

Paralayang juga merupakan bagian dari olahraga freefall. Paralayang biasanya dilakukan dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin lembah sehingga mendorong parasut untuk bisa bebas melayang di udara. Berbeda dari varian lainnya, paralayang tergolong varian dari freefall yang paling aman.

olahraga berparasut
Paralayang

Kenikmatan yang dapatkan oleh penerjun pada saat melakukan paralayang adalah menikmati udara bebas pegunungan yang sejuk dan asri. Tidak ada bantuan mesin ataupun alat berat pada olahraga ini, yang dibutuhkan hanyalah parasut, helm, windmeter, variometer, radio, lokasi terbang dan tentunya keberanian.

Skysurfing

Pernahkah anda melihat orang yang bermain-main diudara dengan menggunakan sebuah papan ? itulah skysurfing. Skysurfing adalah olahraga yang bisa dibilang keturunan dari skydiving. Bedanya, skysurfing memiliki trik-trik yang lebih rumit dari skydiving dan tentunya memiliki kesulitan yang lebih tinggi karena menggunakan papan.

olahraga berparasut
Skysurfing

Trik-trik skysurfing tidak bisa dilakukan pada saat skydiving, karena hampir semua trik nya mengandalkan papan. Meskipun namanya skyboarding, namun papan yang digunakan berbeda dengan papan surf biasa. Ukurannya lebih kecil dan tentunya lebih ringan agar tidak memberatkan penerjun pada saat freefall.

Paragliding

Paragliding merupakan varian dari freefall yang hampir serupa dengan skydiving, namun bedanya sang penerjun tidak melompat dari helikopter atau pesawat. Caranya yang digunakan adalah si penerjun naik ke bukit atau tebing yang tinggi, berlari ke arah jurang untuk dapat meluncur dengan parasutnya.

olahraga berparasut
Paragliding

Perlengkapan yang digunakan untuk paragliding adalah 1 set jaket dan parasutnya yang dilengkapi pula dengan GPS dan radio untuk memantau posisi. Biasanya, jika angin terlalu kuat atau kencang penerjun sering kali tak dapat mengendalikan parasut. Resiko utama adalah terbentur atau pendaratan yang tidak bagus.

Wingsuit Flying

Wingsuit hampir mirip dengan skydiving. Memang hampir sama dalam mempraktekannya  tetapi yang berbeda dari olahraga ini adalah si penerjun mamiliki kostum tersendiri yang berselaput. Olahraga ini walaupun ekstrim namun amat menarik, terlebih saat si penerjun beraktraksi dan menunjukan skillnya di angkasa.

olahraga berparasut
Wingsuit flying

Kostum wingsuit mempunyai semacam sayap di bagian lengan dan diantara kaki, yang akan mengembang seperti seekor Tekiber (kadal bersayap asal Sumatera). Dua sayap tersebut yang menjadi kontrol kendali penerjun saat terbang. Semakin dibuka dengan lebar sayap, akan membuat kecepatan terbang melamban, dan sebaliknya saat dipersempit akan semakin cepat untuk jatuh ke bawah.

Persyaratan untuk terbang menggunakan wingsuit terbilang sulit. Penerjun harus mengantongi 200 kali terjun payung dalam 18 bulan sebelum berkesempatan melakukan wingsuit flying.

Belly Flying

Belly flying  hampir sama dengan wingsuit flying yang bergerak bebas di angkasa, namun bedanya jika wingsuit flying lebih mengacu pada mauver layaknya pesawat tempur, belly flying si penerjun melakukan gerakan tari layaknya seorang ballerina di udara.

olahraga berparasut
belly flying

Sayangnya walaupun olahraga ini terbilang cukup feminim karena penerjun melakukan gerak tari seperti balet di langit, namun penggiatnya didominasi oleh kaum pria. Dalam pertandingan, olahraga ini umumnya dilakukan secara beregu, walau tak tutup kemungkinan penampilan solo (tunggal) pun juga ada.

The post Ini Modifikasi Olahraga Berparasut di Dunia appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *