Kontroversi Harun Yahya dan Cewek-cewek 'Kitten'

Sumber

AKURAT.CO, Adnan Oktar atau Harun Yahya sudah lama menjadi sumber kontroversi dan terlibat masalah hukum di Turki.

Januari lalu, pengadilan Istanbul telah mengeluarkan perintah pada Oktar dan Gulperi Kocak agar menjauh dari dua wanita usia 19 wanita dan 17 wanita selama enam bulan. Kocak merupakan ibu dari dua perempuan yang menurut ayahnya dipaksa ikut program Oktar.

Perintah Pengadilan Keluarga Ke-20 Anatolia Istanbul itu muncul setelah ada gugatan dari ayah dua perempuan itu. Ayah dua wanita itu tinggal di Austria dan tidak mendengar kabar dari dua putrinya sejak lama. Dua putrinya itu lantas diketahui muncul dalam acara show milik Oktar.

baca juga:

Kitten Ceylan Ozgul Lari dari Rumah Mewah Harun Yahya

Jangan Salah, Para ‘Kitten’ Harun Yahya Punya Gelar Sarjana Bergengsi

Selain Menahan Harun Yahya, Polisi Buru 234 Pengikutnya

Adnan Oktar disebut sebagai pemimpin sekte paling terkenal di Turki. Dia menyebut dirinya sebagai pencipta dan telah menulis sejumlah buku dalam tema itu.

Dalam program televisi yang dibuatnya, Oktar duduk bersama sekelompok wanita cantik hasil operasi plastik. Oktar menyebut para wanita itu sebagai “anak-anak kucing” atau kitten miliknya. Menurut Oktar, kelompok wanita itu biasa berdiskusi agama dan masalah sosial dengannya.

Ayah dua gadis itu, Elvan Kocak mengajukan gugatan ke Kantor Kejaksaan Istanbul setelah kantor kejaksaan itu melakukan investigasi terhadap Oktar dan Gulperi dalam dakwaan perampasan kebebasan. Investigasi itu dikirim ke Pengadilan Keluarga ke-20 Istanbul yang salah satu keputusannya adalah perintah yang dikeluarkan untuk dua wanita itu selama periode enam bulan.

Pengadilan Keluarga Istanbul juga melarang Oktar dan Gulperi membuat pernyataan apapun berupa ancaman, hinaan, pelecehan pada sang ayah dan dua wanita itu. Pengadilan memberi hak pengasuhan wanita berusia 17 tahun pada ayahnya. Ibunya hanya diizinkan menghubungi putrinya setiap hari Minggu.

Jika Oktar atau ibunya melanggar keputusan pengadilan itu, mereka akan dipenjara selama tiga hingga 10 hari. Sebelum keputusan pengadilan itu keluar, sang ibu mengunggah foto di media sosialnya bahwa dia memiliki hak asuh pada putri-putrinya. []


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:29 Stack trace: #0 /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(567): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home2/corongid...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 29