Kuasa Hukum Bos First Travel Sebut Saksi yang Dihadirkan JPU Tak Memberatkan Kliennya

DEPOK – Salah seorang tim kuasa hukum Bos First Travel, Wawan Ardianto mengatakan saksi yang dihadirkan pihak JPU dinilai tidak memberatkan klienya. Ia menilai saksi karyawan pihak Apartemen Puri Park View, tidak ada kaitannya dalam kasus yang melibatkan kliennya.

“Unsur Vendor masih ada kaitanya, tapi kalau yang dari apartemen itu enggak ada kaitanya sama sekali dengan klien kami,” kata salah satu anggota Tim Kuasa Hukum First Travel, Wawan Ardianto di PN Depok, Rabu (28/3/2018).

BERITA TERKAIT +

Wawan menyebutkan, tidak ada bukti yang mengarah ke klienya seperti apa yang ada dalam dakwaan JPU. Sebagai mana dalam dakwaan jika klienya telah membeli salah satu unit di apartemen Park View, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

“Dalam keterangan, saksi menyebut kalau apartemen itu milik Esti Agustin, tapi saat saya konfirmasi ternyata tidak ada satu pun terdakwa yang mengaku mengenal nama itu,” tuturnya.

Sementara Karyawan Puri Park View, Muhammad Ismail mengaku tidak mengetahui adanya transaksi pembelian unit apartemen atasnama salah seorang dari ketiga bos First Travel.

“Kalau di blok itu, diisi oleh atasnama Esti Agustin,” kata Ismail saat memberikan keterangan dalam sidang kesembilan kasus dugaan penipuan dan pencucian uang First Travel di Pengadilan Negeri Depok.

Ismail mengaku lupa terkait pembelian apartemen tersebut, “Saya lupa, intinya saya tidak mengenal para terdakwa, dan pemilik dalam daftar kami atasnama S. Agustin bukan atasnama ketiga terdakwa ini,” paparnya.

Di sisi lain Jaksa Penuntut Umum, Sufari menyebut salah satu aliran dana calon jemaah First Travel diperuntukan pembelian satu unit Apartemen Puri Park View blok AAB lantai 8. Hal tersebut sesuai dengan berkas dakwaan yang bacakan Jaksa Penuntut Umum saat awal persidangan.

“Aliran dana pembelian apartemen tersebut dilakukan oleh terdakwa 3 yakni Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan namun menggunakan nama orang lain,” kata Sufari usai persidangan,

Dijelaskan Sufari, dalam berkas dakwannya tercantum, pembelian apartemen Puri Park View senilai Rp400 Juta di transfer langsung menggunakan rekening First Travel, kepada Esti Agustin.

“Kami sudah panggil Esti Agustin, tapi yang bersangkutan berhalangan hadir, maka sidang selanjutnya akan kami panggil lagi untuk menekankan adanya tindak pencucian uang dalam pembelian apartemen itu,” tegasnya.

Diketahui, usai mendengarkan kesaksian, Ketua Majelis Hakim Sobandi mempersilahkan Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan untuk memberikan sanggahannya, namun yang bersangkutan menggelengkan kepala tanda menolak memberikan sanggahan.

(fid)