Kuasa Hukum Syafruddin Minta Pemeriksaan Dorodjatun Ditunda

Sumber
Jakarta, CNN Indonesia — Kuasa hukum mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung, Ahmad Yani meminta pemeriksaan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti di persidangan ditunda hari ini, Kamis (12/7).

Yani beralasan permintaan penundaan ini lantaran keterangan Dorodjatun dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) berkaitan dengan keterangan mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi dan mantan Sekretaris Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) Lukita Dinarsyah Tuwo.

“Agar efektif pemeriksaan itu, karena ada kesamaan juga, supaya enggak bolak-balik, supaya nanti digabungkan saja bersama dengan Pak Lukita dan Pak Laksamana Sukardi,” kata Yani di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Menindaklanjuti permintaan kubu terdakwa korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Sjamsul Nursalim itu, majelis hakim lantas menanyakan kesediaan jaksa penuntut umum KPK.

Setelah jaksa penuntut KPK sepakat dengan penundaan, Ketua Majelis Hakim Yanto menetapkan bahwa Dorodjatun akan bersaksi pada Senin (16/7).

Hakim Yanto meminta agar mantan Ketua KKSK itu hadir kembali dalam sidang selanjutnya tersebut.

“Jadi saudara saksi bapak Dorodjatun, oleh karena saksi berkaitan dengan yang disebut penasihat hukum. Saudara kesaksiannya ditunda hari Senin,” kata Hakim Yanto, “Jadi ini panggilan resmi sebagai pengganti panggilan penuntut umum. Jadi saudara hadir hari Senin tanggal 16.”

Dorodjatun menjadi salah satu pihak yang ikut didakwa bersama-sama dengan Syafruddin. Menteri era Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri itu diduga terlibat dalam penerbitan SKL BLBI kepada Sjamsul yang ditaksir merugikan negara hingga Rp4,58 triliun.

Saat proses pemberian SKL kepada Sjamsul, Dorodjatun turut menjabat sebagai Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK). Tugas lembaga yang dipimpin Dorodjatun itu salah satunya memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap rencana induk penyehatan perbankan yang disusun BPPN.

Kerja KKSK itu pun diperkuat dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8/2002, yang dikeluarkan Megawati Soekarnoputri. KKSK pula yang menyetujui pemberian SKL kepada Sjamsul lewat surat Keputusan KKSK Nomor 01/K.KKSK/03/2004 tertanggal 17 Maret 2004.

Surat tersebut berisi persetujuan pemberian bukti penyelesaian kewajiban kepada Sjamsul.

Selain Dorodjatun, KKSK saat itu diisi oleh Menteri Keuangan Boediono, Kepala Bappenas Kwik Kian Gie, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini Soemarno serta Menteri BUMN Laksamana Sukardi.

Pada sidang Syafruddin sebelumnya, jaksa penuntut KPK telah menghadirkan Kwik Kian Gie hingga mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Rizal Ramli.

Kwik turut membeberkan soal pertemuan di kediaman Megawati yang berujung pada pemberian SKL kepada obligor BLBI. Menurut Kwik digelar tiga kali pertemuan, pertama di rumah Megawati, Jalan Teuku Umar dan dua pertemuan di Istana Negara pada 2002 silam.

Dalam perkara ini, Syafruddin didakwa merugikan negara hingga Rp4,58 triliun lantaran menerbitkan SKL BLBI kepada Sjamsul pada 2004 silam. Ia didakwa bersama-sama dengan Dorodjatun, Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim.

Syafruddin diduga telah melakukan penghapusan piutang BDNI kepada petani tambak yang dijamin oleh PT Dipasena Citra Darmadja (PT DCD) dan PT Wachyuni Mandira (PT WM). Selain itu, Syafruddin disebut telah menerbitkan Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham BDNI.


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:29 Stack trace: #0 /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(567): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home2/corongid...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 29