Militer Amerika Susul Brimob Polri yang Sudah Pakai Sig Sauer P320

Pistol Sig Sauer P320.

Setelah mengabdi selama lebih dari 30 tahun, pistol standar Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Beretta M9 akhirnya mendapatkan penggantinya. Adalah Sig Sauer yang memenangkan program Modular Handgun System untuk menggantikan M9 yang berbasis Beretta 92F tersebut. Pengguna pertama pistol pemenang MHS adalah AD dan AU AS. Seperti diketahui, program MHS sudah berjalan maju mundur selama lima tahun, dengan pendanaan yang sempat diancam akan dihentikan oleh kongres.

M9 di awal karirnya sempat terkendala dengan masalah kualitas pada slide yang retak dan sempat melukai beberapa personil pasukan khusus AL AS, sehingga pengadopsiannya lebih banyak dilakukan oleh AD AS. Kompetisi untuk program MHS sendiri tercatat diikuti oleh sembilan pabrikan termasuk Beretta, CZ, FN Herstal, Glock, Smith&Wesson, serta STI-Detonics. Kemenangan Sig Sauer ini akan menambah portofolio pistolnya di dalam Angkatan Bersenjata AS, yang saat ini juga menstandarisasi pistol M11 yang berbasis Sig Sauer P226.

Sig Sauer menyertakan pistol barunya yang berkode P320 untuk program MHS. Kontrak senilai 580,217 juta dolar AS akan diterima Sig Sauer selama 10 tahun untuk memproduksi sekitar 280.000 pucuk pistol M17, kode standar militer untuk P320 nantinya. Ini berarti setiap pucuk pistol akan memiliki banderol sekitar 300 dolar AS , ditambah amunisi yang juga merupakan bagian dari kontrak.

Pistol M17 pertama akan diserahkan kepada AD AS pada 2018. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah mengingat banyak badan penegak hukum lainnya yang akan turut serta memesan M17 demi standarisasi senjata.

Sig Sauer P320 merupakan pistol generasi baru yang sudah banyak diadopsi oleh militer dan penegak hukum di dunia, termasuk Brimob Polri. P320 merupakan pistol modular pertama dengan modul grip yang bisa dipertukarkan untuk menyesuaikan dengan ukuran genggaman tangan dari pengguna. M17 sendiri akan dirilis dalam kaliber 9x19mm NATO, namun M17 juga akan memiliki kemampuan untuk berganti kaliber dengan merubah laras, frame, dan magasen. Seluruh pistol M17 akan diproduksi di fasilitas Sig Sauer di New Hampshire, Amerika Serikat.

M17 yang dipesan oleh AD dan AU AS akan diserahkan dalam dua varian, frame full size dan compact untuk menyesuaikan dengan misi dan penugasan. Seluruh pistol akan memiliki ujung laras dengan ulir untuk pemasangan peredam suara, dan menerima magasen standar berikut magasen kapasitas ekstra untuk setiap unitnya. P320 merupakan pistol dengan sistem pemantik striker, meninggalkan format hammer pada P226. P320 sendiri masih mempertahankan tuas decocker untuk mengamankan pelatuk yang sudah siap tembak setelah slide terkokang.

Dalam foto resmi yang dirilis bersamaan dengan pengumuman kemenangannya, M17 ditampilkan dalam format laburan warna keemasan. Framenya sendiri sudah menggunakan material polimer dengan satu rel Picattinny di bagian depan yang memanjang mulai dari trigger guard untuk pemasangan modul laser dan atau senter. Bagian grip menggembung seperti desain khas pistol Sig, dengan cerukan pada bagian atas untuk menaruh telunjuk.

Bagian belakang dari grip membentuk beaver tail untuk mengamankan bagian antara ibu jari dan telunjuk agar tidak terjepit slide. Slide masih dilabur dengan lapisan Nitron yang sudah lama digunakan oleh Sig Sauer dan terbukti ampuh untuk mengusir karat. Dengan bobot hanya 836 gram, M17 menjadi pistol yang paling ringan di dalam AD AS.

The post Militer Amerika Susul Brimob Polri yang Sudah Pakai Sig Sauer P320 appeared first on Majalah Angkasa Online.

Majalah Angkasa Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *