Pemerintah Disarankan Tempuh Jalur Hukum

Sumber

Pemerintah Disarankan Tempuh Jalur Hukum

Warga Mampu Gunakan SKTM

SALATIGA – Sekretaris DPC PKB Salatiga M Miftah, menyarankan pemerintah mengambil jalur hukum, pada para warga mampu yang menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM), dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK.

Jalur hukum bisa ditempuh, karena penggunanya dianggap sudah melakukan penipuan. ‘’Pemerintah harus bersikap tegas bagi pengguna SKTM palsu. Bila perlu dijerat dengan hukum, karena ini sudah masuk ranah pidana, yaitu penipuan dan merugikan anak didik yang lain,’’ katanya.

Dia memberi contoh ada anak berprestasi yang berpotensi menjadi calon pemimpin bangsa dan seharusnya bisa diterima di sekolah yang diharapkan. Tetapi anak tersebut akhirnya gagal, karena posisinya tergeser oleh warga mampu yang mengguna SKTM. Dengan adanya fakta ini, dia menyatakan prihatin, karena orang terdidik pun berani berbohong. ‘’Jika pendidikan diawali dengan cara berbohong seperti ini, bisa berbahaya bagi kelangsungan generasi kita. Karena akan diisi oleh generasi-generasi yang tidak jujur. Temuan ribuan SKTM seperti ini, bukan angka yang sedikit dan pemerintah pusat dan provinsi harus bertindak tegas untuk menertibkan,’’ kata Miftah, yang juga anggota DPRD Salatiga ini.

Bertujuan Baik

Terkait dengan sistem penggunaan SKTM dalam PPDB, Miftah menilai pemerintah bertujuan baik, yakni memberi kesempatan pendidikan bagi warga tidak mampu. ‘’Sayangnya, dalam praktik di lapangan, banyak disalahgunakan oleh masyarakat yang menghalalkan segala cara. Sehingga perlu ada tindakan. Kalau perlu tindakan hukum, karena ini sudah masuk kategori pembohongan atau penipuan,’’tandasnya.

Miftah juga menegaskan kejadian ini menjadi peringatan bagi semuanya. Bahwa peningkatan kualitas pendidikan di negeri ini sangat mendesak dan salah satu tujuan zonasi adalah pemerataan pendidikan.

Dewan Syuro PKB Salatiga M Sholikin menambahkan, pemakai SKTM harus diverifikasi secara tuntas dan ada tindakan tegas. Jangan sampai nilai yang kurang menggusur nilai yang bagus. Sebab hal ini tidak baik bagi dunia pendidikan. ‘’Diharapkan, tahun depan tidak terjadi peristiwa semacam ini lagi,’’ katanya. (H32-42)


Berita Terkait


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:29 Stack trace: #0 /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(567): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home2/corongid...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/corongid/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 29