Begini Kesaksian Thorig Husler di Sidang Kasus Pidana Pemilu Camat Wasuponda

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI – Bupati Luwu Timur, Thorig Husler menyayangkan kasus pidana pemilu yang menjerat Camat Wasuponda, Joni Patabi.

Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan pidana pemilu, di Ruang Sidang Lagaligo, Pengadilan Negeri (PN) Malili, Jl Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), (28/3/2018).

Joni berurusan dengan meja hijau setelah dilaporkan anggota Pengawas Kecamatan (Panwascam) Wasuponda ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Baca: Bupati Lutim Beri Kesaksian Kasus Pidana Pemilu Camat Wasuponda, Ketua DPRD Absen

Baca: Camat Wasuponda Jalani Sidang Dakwaan Pidana Pemilu di PN Malili Luwu Timur

Terdakwa dilaporkan karena mengajak memilih calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid dan Aziz Qahar Mudzakkar saat sambutan di pelantikan Golkar Kecamatan Wasuponda pada February 2018.

Dalam kesaksiannya, Husler mengatakan mendengar ajakan Joni untuk memilih salah satu calon dalam Pilgub Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun ini.

“Saya mendengar (ajakan Joni) yang mulia,” kata Husler kepada majelis hakim yang diketuai Khairul yang juga Ketua PN Malili.

Ia pun mengatakan kapasitasnya hadir dalam pelantikan tersebut sebagai Ketua DPD II Golkar Luwu Timur bukan sebagai bupati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *