Djarot Ungkapkan Kegunaan Suket Untuk Pemilu

Laporan wartawan Tribun Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Surat keterangan (Suket) dikeluarkan pemerintah sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang belum tercetak, karena KTP-el tak kunjung selesai dicetak.

Dalam hal ini Shinta Lestari mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. 

Pasalnya, warga Tanjung Morawa, Deli Serdang itu mendapatkan penjelasan langsung suket oleh sang calon gubernur.  Senyumpun tersungging di bibirnya. 

“Wah saya senang sekali bang, saya belum ada e-KTP,” ujarnya,  Minggu, (25/3/2018).

Pernyataan tersebut disampaikan Shinta saat acara temu relawan di Kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Baca: ASTAGA! Ibu-Ibu Tak Izinkan Cagub Djarot Pulang dan Harus Bernyanyi, Lihat Videonya

Shinta menjelaskan, suket tersebut sangat berguna bagi pemilih pemula sepertinya. 

“Baru pertama milih bang, jadi kalau tidak ada KTP tidak bisa pilih. Makanya harus dengan suket ini,” tambahnya. 

Sementara itu saat ditanyai, Djarot menerangkan kedudukan suket pada pesta demokrasi yang akan berlangsung. 

Menurut Djarot, suket sangat penting bagi warga yang tidak memiliki e-kto agar tidak kehilangan hak pilihnya. 

“Yang paling penting para relawan dan petugas partai mensosialisasikan warga agar mengetahui fungsi suket ini,” katanya. 

Selain itu Djarot juga mengingatkan agar semua pihak mewaspadai adanya DPT fiktif. 

“Satu suara sangat berharga, selain kita mensosialisasikan suket tetapi kita mesti mengawasi DPT fiktif,” ungkapnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *