Kabar Danny Pomanto Gabung NasDem, Begini Tanggapan Maqbul Halim

Sumber

Budi SantosoRabu, 13 Juni 2018 – 06:37 WIBKabar Danny Pomanto Gabung NasDem, Begini Tanggapan Maqbul HalimPanglima Skuadron DIAmi Maqbul Halim bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto. Foto/Istimewa

MAKASSAR – Rumor berlabuhnya Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto ke Partai Nasional Demokrat (NasDem) makin hangat diperbincangkan. Bahkan dikabarkan akan memimpin wilayah Kota Makassar.

Kabar tersebut pun ditanggapi Panglima Suaqdron DIAmi, Maqbul Halim. Menurutnya, Danny Pomanto sapaan akrab wali kota Makassar bisa saja berlabuh ke partai besutan Surya Paloh ini.

“Harusnya anda bertanya dulu, apa betul Pak Danny akan gabung di Partai NasDem. Tapi pertanyaan itu bagus, apa betul pak Danny bakal jadi ketua NasDem Makassar. Cuma, tetap tidak bisa saya jawab,” katanya saat ditemui di kediaman Danny Pomanto, di Jalan Amirullah, Rabu (13/6/2018).

“Hal itu bisa saja (bergabung di NasDem). Pak Danny kan selama jadi wali kota adalah mitra dekat partai-partai politik. Salah satu partai pengusung pak Danny empat tahun lalu adalah Partai Demokrat. Sekarang ada juga Partai Perindo, Partai Berkarya. Bagi saya, masa depan partai-partai di tangan Pak Danny terbukti lebih jelas. Elektabilitas Perindo di Makassar naik tajam karena afiliasinya ke Pak Danny,” sambungnya.

Baginya, ada pintu bagi Danny Pomanto bergabung di Partai NasDem yang tidak pernah diperhatikan selama ini. Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS) pun dipastikan tidak membantah rumor tersebut.

Terlebih dengan adanya sokongan pemberitaan Danny Pomanto selama proses Pilwalkot Makassar 2018 yang dimuat oleh stasiun televisi swasta yang dinaungi aliansi dan komunitas Surya Paloh.

“Kalau pak RMS tidak bantah rumor ini, apa saja tentang Pak Danny Pomanto di partai NasDem, bisa terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Supaya anda tidak kaget juga,” ucap Maqbul.

RMS pun dianggap bisa menjadikan Danny Pomanto sebagai wali kota Makassar dua periode. “Namun, itu bukan tujuan, bukan target, jika betul Pak RMS membantu,” ujarnya.

Lebih lanjut Maqbul mengakui tidak mengetahui jelas cikal bakal berkembangnya rumor tersebut. Hanya saja dia menilai Danny Pomanto bukan pilihan yang salah bagi Partai NasDem untuk kepentingan Pemilu 2019. Apalagi masa periode berakhirnya jabatan Danny Pomanto selaku kepala daerah hingga 8 Mei 2019 mendatang atau 11 hari setelah 27 April 2019 tanggal pencoblosan Pemilu Legislatif dan Presiden 2019.

“Saya tidak tahu bagaimana ini bermula. Tapi saya tahu bahwa ada proses yang sedang berlangsung, sekalipun informasinya sangat sedikit, tidak cukup untuk memastikan (memastikan Danny ke NasDem). Tapi perlu diingat, semua pimpinan-pimpinan partai menginginkan partainya berjaya di Pemilu 2019. Pak Danny pomanto bukan pilihan yang salah bagi partai Nasdem untuk kepentingan Pemilu 2019,” akunya.

(agn)

Berita Terkait

SINDONEWS TERKINI

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)

  • Disqus
  • Facebook

sindonews ads

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *