Kunjungan Kerja ke Palmerah, Sahroni Minta Warga Tidak Termakan Isu Sara di Pemilu Presiden

Sumber

Dua pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden resmi mendaftar ke KPU RI, Jumat (10/8/2018).

Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengingatkan masyarakat untuk tak terbawa isu SARA pada pesta demokrasi pemilu serentak di tahun 2019 mendatang.

Menurutnya, memilih Calon presiden dan wakil presiden harus sesuai kata hati tanpa ada paksaan, termasuk dari isu agama yang kerap dimainkan dalam pelaksanaan pemilihan umum.

Dikatakan Sahroni, para calon presiden dan wakil presiden keseluruhannya merupakan putra bangsa. Karenanya ia menekankan masyarakat untuk tak terpecah belah meski pilihan politik berbeda.

“Bapak ibu tadi malam sudah melihat dan mendengar langsung calon presiden dan calon wakil presiden, baik Jokowi dan Ma’ruf Amin, baik Prabowo dan Sandiaga Uno. Ini adalah putra-putra bangsa yang akan memimpin pertarungan di tahun depan. Silahkan bapak-ibu pilih dengan sesuai kata hati, jangan memilih karena paksaan, jangan jadikan agama untuk pedoman menjalankan politik,” pesan Sahroni di sela-sela kunjungan kerja di Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (10/8/2018).

“Kita sebagai masyarakat mendokan bangsa dan negeri ini menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang kuat,” kata Sahroni.

Sementara itu, selain mengingatkan demokrasi tanpa paksaan, dalam kunjungan kerjanya Ahmad Sahroni turut mengingatkan pentingnya asuransi kesehatan, termasuk BPJS kesehatan. 

Ia menjawab pertanyaan sejumlah warga mengenai kepastian masih atau tidak kebijakan BPJS Kesehatan dari pemerintah dan pelayanan di rumah sakit terkait aturan dikeluarkan.

 “BPJS terus tetep ada, bu, nggak akan pernah berhenti selama pemerintah tidak pernah menyetop soal kesehatan. Ibu jangan khawatir,” kata Sahroni menjawab pertanyaan warga Jati Pulo bernama Feby susinta, seperti dikutip dari situs berani.or.id.

Diakui Sahroni, hingga kini masih ada keluhan yang didengarnya terkait pelayanan rumah sakit terhadap pasien menggunakan BPJS Kesehatan. Politisi NasDem ini meminta pembenahan lebih baik oleh BPJS, khususnya pelayanan di rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *