Muhammadiyah

Berita Lain

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (PPA) menggelar Diskusi dengan tema “Peran Masyarakat Sipil dalam Mengawal Pilkada dan Pemilu Menuju Demokrasi Substantif bagi Kesejahteraan Perempuan dan Anak” bertempat di Aula Gedung Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Jalan Ahmad Dahlan 47 Yogyakarta.

“Mudah-mudahan nanti setelah diskusi ini agar informasi-informasi yang penting di mana ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah berkontribusi dalam pembentukan demokrasi yang bermartabat,” tutur Siti Noordjannah Djihantini, Ketua Umum PPA, Sabtu (24/3).

Menurut Noor, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tidak boleh surut dalam membangun bangsa. “Kita sebagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan patut mengawal demokrasi. Aisyiyah itu satu-satunya organisasi wanita yang mengawal pemilu,” katanya.

Noor melanjutkan reformasi sudah berjalan hampir 20 tahun, dalam prosesnya ada bagian demokrasi yang berkembang lebih menakutkan.

“Kita tidak boleh patah semangat dan surut. Maka kita bangun dengan memahami proses demokrasi saat ini. Mendialogkan dan mengambil peran dalam mensosialisasikan demokrasi yang bermartabat ini,” tutup Noor.

Diskusi ini dihadiri oleh Komisionar KPU RI Pramono Ubaid Tantowi dan para praktisi kepemiluan, diikuti oleh puluhan aktivis ‘Aisyiyah di majelis dan lembaga ‘Aisyiyah serta organisasi otonom. (Syifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *