Panwaslu Sleman Ajak Ormas Ikut Awasi Pemilu

SLEMAN (KRjogja.com) – Sejumlah perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Sleman sepakat untuk mendukung Pemilu 2019 yang berintegritas. Mereka melakukan tangan tangan sebagai tanda komitmen bersama.

Setidaknya mereka siap melakukan empat hal. Pertama, siap mengawasi pelaksanaan Pemilu 2019. Kedua, siap berperan aktif dengan melaporkan setiap dugaan tindak pelanggaran pada setiap tahapan. Ketiga, menolak segala bentuk politik uang, kampanye hitam serta kampanye yang bermuatan sara dan fitnah. Keempat, siap menjadi relawan pengawas partisipasif pada Pemilu 2019. 

Ormas sengaja dilibatkan karena mereka memiliki jaringan organisasi yang kuat. Mulai dari tingkat padukuhan hingga pusat, sehingga pengawasannya dapat berjalan lebih optimal. 

“Ormas itu juga bisa berperan dalam tahapan Pemilu. Seperti pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu serta melakukan penindakan. Mulai dari pelaporan atas dugaan pelanggaran yang terjadi,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sleman Ibnu Darpito dalam sosialisasi tatap muka dengan ormas di Hotel Grand Keisha Depok Sleman, Rabu (21/3).

Ibnu menjelaskan, setidaknya dalam tiga potensi pelanggaran Pemilu. Mulai dari administrasi, kode etik dan tindak pidana Pemilu. 

Koordinasi Divisi Penindakan Pelanggaran Bawalah DIY Sri R Wediningsih dalam kesempatan tersebut menjelaskan beberapa potensi pelanggaran. Mulai dari tahap pendaftaran pemilih, pencalonan, kampanye hingga proses penghitungan.

“Kalau hanya mengandalkan petugas untuk melakukan penindakan itu jelas tidak mungkin. Karena hampir semua pelanggaran, kejadiannya di tengah-tengah masyarakat. Dari situlah masyarakat bisa berpartisipasi untuk melakukan pelaporan,” ungkapnya. (Awh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *