Partisipasi Pemilu Dinilai Terus Merosot

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Parsisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan Pemilu terus mengalami penurunan. Kondisi ini dinilai mengancam keberlangsungan perhelatan demokrasi, termasuk dalam Pemilu pemilihan gubernur dan wakil gubernr (Pilgub) Jawa Tengah tahun 2018 nanti.

Demikian diantaranya terungkap dalam Focus Group Discusion (FGD) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo yang berlangsung di Hotel Ganesha, Selasa (20/03/2018). FGD menghadirkan para tokoh masyarakat.

Menurut Ketua KPU Purworejo Drs Dulrokhim, di setiap kegiatan Pemilu yang digelar di Kabupaten Purworejo parsisipasi masyarakat terus mengalami penurunan. Dengan berbagai alasan, banyak warga pemilih tidak hadir di TPS. “Untuk Pilgub ini kita ditarget parsisipasi masyarakat mencapai 70 persen,” kata Dulrokhim.

Menurunnya, menurunnya parsisipasi masyarakat itu mulai terasa sejak Pilgub Puworejo tahun 2005 yang tingkat kehadiarannya di TPS menapai 74,95. Prosentase ini turun jika dibandingkan dengan Pemilu tahun 2004 yang mencapai 82,56 persen.

Prosentase tingkat kehadiran di TPS itu terus mengalami  penurunan pada Pilgub tahun 2008 yang mencapai 62,46 persen. Prosentase ini mengalami sedikit kenaikan pada Pemilu 2009 yang mencapai 67,24 persen dan Pilpres tahun 2009 yang mencapai 69,24 persen. “Tapi pada Pilbup tahun 2010 kembali turun hingga 62,87 persen,” jelas Dulrokhim. Kondisi ini terus mengalami penurunan, dan sedikit naik pada Pilbup tahun 2015 yang mencapai 67,7 persen. (Nar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *