Seharusnya Pemilu Pakai E-Voting

Surabaya (beritajatim.com)–Komisioner KPU Jatim periode 2009-2014, Agus Mahfud Fauzi, menganggap bahwa sistem Pilkades dengan e-Voting yang telah dilakukan beberapa desa di Sidoarjo merupakan sistem pemilihan yang menarik.

Menurutnya, sistem e-Voting menjadikan pemilihan yang dilakukan lebih efektif dan efisien.

“Percepatan rekapitulasi dan penghitungan suara juga lebih cepat,” kata pria yang juga sosiolog politik asal Unesa tersebut, Minggu (25/3/2018).

Kondisi itu, kata Agus, menjadikan Pemilu di Indonesia saat ini sudah seharusnya menggunakan sistem e-Voting. Keberhasilan Pilkades di Sidoarjo dengan sistem tersebut seharusnya dapat dengan mudah diaplikasikan di jenjang lebih tinggi.

“Sangat urgen (penggunaan e-Voting), sebab semua kehidupan sekarang sudah berbasis elektronik. Akan sangat memudahkan kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan berpolitik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Doktor lulusan Unair itu juga mengungkapkan bahwa KPU RI sesungguhnya telah memiliki wacana untuk melakukan Pemilu dengan sistem e-Voting.

Namun, regulasi yang ada saat ini belum memungkinkan untuk hal tersebut. “Pada waktu mereka (Komisioner KPU RI) menjadi calon KPU RI, relatif mayoritas mengarah ke e-Voting. Tetapi, regulasi yang dihadirkan eksekutif dan legislatif belum mendukung meskipun sebelumnya sempat menjadi wacana yang baik,” beber Agus.

“Di level elite, sebagian masih mempunyai prasangka negatif terhadap e-voting, sehingga itu menjadi hambatan. Teman-teman legislatif di level pusat masih belum punya trust terhadap e-Voting,” pungkasnya.[ifw/air]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *